LPSK Desak Polri Usut Pidana Penembak Demonstran di Parigi Moutong

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ilustrasi Penembakan. Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK meminta kepolisian memproses secara pidana pelaku penembakan terhadap demonstran di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. LPSK meminta polisi tidak hanya menindak pelaku secara disiplin.

“Kami mendorong polisi mengusut tuntas pelakunya, bukan hanya secara disiplin, tapi juga pidana,” kata Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution lewat keterangan tertulis, Selasa, 15 Februari 2022.

Dia menyatakan prihatin terhadap aksi represif dari polisi terhadap demonstran yang menolak tambang emas PT Trio Kencana di Parigi Moutong tersebut.

Maneger mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait aksi pembubaran paksa demonstrasi berujung tewasnya seorang pendemo dengan luka tembak, untuk berani bersuara dan memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

“Jika memang ada intimidasi atau potensi ancaman dari pihak tertentu, kami mendorong mereka untuk melapor dan mengajukan perlindungan ke LPSK,” ujar Maneger.

Sesuai dengan mandat Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban, kata Maneger, LPSK akan memberikan perlindungan kepada para saksi dan korban. Perlindungan diberikan dengan tujuan agar perkara diungkap dan pelaku dapat diproses hukum.

Namun, dia juga mengingatkan negara, khususnya pemerintah dan pihak kepolisian menuntaskan masalah pokoknya, yaitu persoalan yang berkaitan dengan lahan konsesi tambang emas di Kecamatan Kasimbar, Toribulu, dan Tinombo Selatan, Parigi Moutong. Menurut dia, pembangunan atau proyek investasi sejatinya memberikan manfaat, tidak saja kepada negara, investor, tetapi juga masyarakat, khususnya mereka yang berdomisili di sekitar lokasi penambangan.

Baca juga: Kasus Penembakan di Parigi Moutong, Polda Sulteng Uji Balistik 60 Proyektil






Bantah AS, Burkina Faso Klaim Tidak Utamakan Perusahaan Rusia dalam Tambang Emas

9 jam lalu

Bantah AS, Burkina Faso Klaim Tidak Utamakan Perusahaan Rusia dalam Tambang Emas

Pemerintah Burkina Faso menyatakan pemberian izin pertambangan emas kepada Nordgold bukan karena perusahaan itu berasal dari Rusia


Kuasa Hukum Richard Eliezer Sebut Jaksa Galau Tuntut Kliennya 12 Tahun

4 hari lalu

Kuasa Hukum Richard Eliezer Sebut Jaksa Galau Tuntut Kliennya 12 Tahun

Kuasa hukum Richard Eliezer menyinggung soal dilema yuridis yang disampaikan jaksa dalam replik.


Ayah dan Ibu Richard Eliezer Hadir saat Pembacaan Duplik Hari ini

4 hari lalu

Ayah dan Ibu Richard Eliezer Hadir saat Pembacaan Duplik Hari ini

Ayah dan ibu Richard Eliezer menghadiri pembacaan duplik anaknya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini.


Kronologi Warga Diduga Ditembak Mati di Dogiyai Papua Tengah Versi Masyarakat

5 hari lalu

Kronologi Warga Diduga Ditembak Mati di Dogiyai Papua Tengah Versi Masyarakat

Masyarakat Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, mengadu dan melapor ke Komnas HAM atas kasus dugaan penembakan dan pembunuhan oleh polisi


Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

6 hari lalu

Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

Empat pelaku penembakan massal d Florida, menembaki korban dari mobil yang melaju cepat.


3 Peluru Menembus Tubuh Mahatma Gandhi 75 Tahun Lalu, Siapa Pembunuhnya?

7 hari lalu

3 Peluru Menembus Tubuh Mahatma Gandhi 75 Tahun Lalu, Siapa Pembunuhnya?

Pada 30 Januari 1948 Mahatma Gandhi meninggal dunia setelah tiga peluru menembus tubuhnya. Sepuluh hari sebelumnya percobaan pembunuhan dilakukan.


Penembakan Sinagoga, Warga Israel Bakal Diizinkan Bawa Senjata

8 hari lalu

Penembakan Sinagoga, Warga Israel Bakal Diizinkan Bawa Senjata

Kabinet Israel akan menambah pemberian izin senjata bagi warga sipil yang memenuhi syarat


5 Warga Cina Tewas dalam Penembakan di California

10 hari lalu

5 Warga Cina Tewas dalam Penembakan di California

Konsulat Jenderal Cina di San Francisco memastikan lima warganya masuk dalam daftar korban penembakan di California.


Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

11 hari lalu

Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

Tiga guru di sekolah di Amerika Serikat telah mengeluhkan keberadaan senjata api yang dibawa siswa berusia enam tahun itu


Putri Candrawathi Minta Maaf kepada Keluarga Brigadir Yosua hingga Presiden Jokowi

12 hari lalu

Putri Candrawathi Minta Maaf kepada Keluarga Brigadir Yosua hingga Presiden Jokowi

Putri Candrawathi tetap mengklaim dirinya sebagai korban pelecehan seksual Brigadir Yosua.