Antisipasi Gelombang Omicron, Luhut Minta Daerah Jangan Tutupi Data Covid-19

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengucapkan selamat merayakan Natal dan Tahun Baru 2022 lewat postingan di Instagram, Sabtu, 25 Desember 2021.

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengucapkan selamat merayakan Natal dan Tahun Baru 2022 lewat postingan di Instagram, Sabtu, 25 Desember 2021.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM Jawa-Bali melibatkan Gubernur Jawa dan Bali serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah guna mengantisipasi gelombang Omicron, Kamis 20 Januari 2022.

    “Hingga saat ini, angka kematian masih tetap terjaga meskipun terjadi peningkatan kasus," ujar Luhut menggambarkan kondisi terkini lewat keterangannya, Jumat, 21 Januari 2022.

    Meski begitu, kata Luhut, melihat pengalaman negara lain, perawatan rumah sakit dan tingkat kematian tetap dapat meningkat ketika kasus naik berkali-kali lipat. Upaya flattening the curve atau memperlandai kenaikan kasus positif, lanjut dia, harus dilakukan untuk mengurangi beban sistem kesehatan.

    "Kuncinya adalah penegakan protokol kesehatan dan akselerasi vaksinasi di tiap daerah. Hari ini teater perang sesungguhnya akibat peningkatan kasus terjadi di wilayah Jabodetabek, untuk itu saya minta provinsi DKI, Banten, dan Jawa Barat agar segera mengakselerasi vaksinasi booster," ujarnya.

    Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Bali, Wakil Gubernur DIY, Sekda Jawa Barat, dan Sekda Jawa Timur yang hadir dalam rapat tersebut menyatakan tiap daerah sudah siap menghadapi gelombang Omicron. Seluruh kepala daerah sudah menyediakan perawatan dan menyiapkan langkah antisipasi akibat varian ini.

    Luhut meminta kepada Panglima TNI dan Asops Kapolri untuk kembali menyiapkan isolasi terpusat di setiap daerah sebagai langkah antisipasi. Ia juga mengingatkan kepada seluruh jajaran pimpinan daerah, baik Bupati, Wali Kota, Pangdam, Kapolda, dan seluruh jajaran di bawahnya untuk jujur terhadap data kasus Covid-19. "Jangan ada yang ditutupi agar segera dapat ditentukan langkah yang benar dan terukur".

    Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menambahkan bahwa saat ini kasus terbanyak ada di DKI Jakarta dan segera akan menyebar ke daerah di sekitarnya.

    "Saat ini kita harus kembali meningkatkan testing dan tracing untuk mengetahui penyebaran yang terjadi di sekitar kita, dan terus meningkatkan vaksinasi,” ujar dia.

    DEWI NURITA

    Baca: Luhut Cerita Sekelompok Orang dari Luar Negeri Masuk RI, 44 Persen Kena Omicron


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.