Kasus Penendang Sesajen: Sesajen sebagai Wujud Keharmonisan Manusia-Alam

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Pelaku penendang sesajen Gunung Semeru (bertopi) yang juga eks mahasiswa UIN Yogya saat diinterogasi di Yogya Kamis petang, 13 Januari 2022. (Dok. Polda DIY)

TEMPO.CO, Malang -Baru-baru ini, viral video pria berpakaian rompi hitam memaki dan menendang sesajen di wilayah bekas bencana Gunung Semeru.

Tindakan itu dilakukan, diduga karena penyajian sesajen yang dianggap perbuatan syirik. Padahal, apabila ditelisik lebih dalam, terkandung makna simbolis di dalam sesajen, salah satunya sebagai wujud keharmonisan antara manusia dengan alam. Dalam hal ini masyarakat sekitar Gunung Semeru dan alam Semeru.

Melansir dari icrs.or.id, adanya pemaknaan sesajen yang hanya dipandang sebagai perbuatan syirik, sejatinya merupakan buah dari pemikiran kolonial yang kolot.

Pun disebutkan, sesajen hakikatnya adalah salah satu manifestasi dan praktik komitmen relasi ekologis. Maksudnya, terdapat hubungan antara manusia dan alam yang harmonis dan selaras.

Hal ini ditegaskan oleh pakar Agama dan Lintas Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Samsul Maarif yang mengatakan bahwa sesajen dalam pandangan kosmologis berarti manusia dan alam saling bergantung. Karenanya, manusia perlu memahami alam agar bisa saling melestarikan.

Terkait dengan kasus penendangan sesajen di Semeru, berdasarkan penilaian Maarif terjadi karena minimnya literasi keragaman agama. “Kasus penendangan sesajen di Semeru menunjukkan pemahaman agama yang eksklusif, atau ketidakpedulian terhadap agama lain,” ujarnya dikutip TEMPO dari Instagram @icrs_yogya, Jumat, 14 Januari 2022.

Sementara itu, melansir dari buku Kamus Antropologi (1985), asal-usul istilah sesajen atau sesaji berasal dari kata “saji” yang berarti dihidangkan. Secara khusus, sesajen yang berupa makanan diperuntukkan bagi makhluk-makhluk supernatural. Selain itu, sesajen dimaknai sebagai “srana”, sebab dipergunakan sebagai sarana mengadakan hubungan dengan alam di luar manusia.

Sesajen memang identik dengan tradisi peninggalan Hindu-Budha, bahkan yang telah berakulturasi dengan kebudayaan Jawa dan kebudayaan Nusantara lainnya.

Rasanya ada nuansa hidup yang lepas, apabila entitas sesajen ini tidak dihidangkan di tiap pelaksanaan ritus kebudayaan Jawa. Misalnya, dalam ritus kematian, Sedekah Bumi, Ruwat Rumah, dan lain sebagainya.

Selanjutnya : Bagi sebagian orang Jawa...






Waspada Penguras Saldo Rekening dengan Modus Soceng Mobile Banking, Apa Itu?

7 jam lalu

Waspada Penguras Saldo Rekening dengan Modus Soceng Mobile Banking, Apa Itu?

Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengungkap salah satu modus pembobolan rekening bank.


Internet Down Seharian, Biznet: Mohon Maaf, Ada Kendala Infrastruktur Jaringan

9 jam lalu

Internet Down Seharian, Biznet: Mohon Maaf, Ada Kendala Infrastruktur Jaringan

Perusahaan penyedia layanan jaringan internet Biznet buka suara ihwal keluhan yang disampaikan pelanggannya melalui media sosial.


Pipa Air PLTA Bungbulang Garut Jebol, PLN: Suplai Listrik Tetap Lancar

12 jam lalu

Pipa Air PLTA Bungbulang Garut Jebol, PLN: Suplai Listrik Tetap Lancar

PLN buka suara soal dampak kebocoran pipa air pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) Cirompang, Kecamatan Bungbulang, Garut, Jawa Barat.


Gagal Jadi Ketua LPM Kelurahan di Depok, Ada Calon Marah Minta Amplop Dikembalikan

20 jam lalu

Gagal Jadi Ketua LPM Kelurahan di Depok, Ada Calon Marah Minta Amplop Dikembalikan

Pemilihan LPM di Kota Depok untuk pertama kalinya dilaksanakan secara serentak di 63 Kelurahan pada 27 November 2022.


Tabungan Nasabah BRI Raib Rp 10 Juta, Ini Sebab Bank Tak Menggantinya

4 hari lalu

Tabungan Nasabah BRI Raib Rp 10 Juta, Ini Sebab Bank Tak Menggantinya

Sekretaris Perusahaan BRI membeberkan ihwal viral kabar pembobolan dana nasabah di perusahaan pelat merah tersebut.


Faktor Psikologis Mengapa Orang Cenderung Mudah Marah dan Mudah Tersinggung

6 hari lalu

Faktor Psikologis Mengapa Orang Cenderung Mudah Marah dan Mudah Tersinggung

Faktor psikologis penyebab umum perasaan lekas marah dan mudah tersinggung antara lain ada trauma masa lalu, tekanan batin, kecemasan, dan autisme.


VIral Sopir Mikrotrans Maki Pengendara Lain, Transjakarta: Kita Berhentikan

7 hari lalu

VIral Sopir Mikrotrans Maki Pengendara Lain, Transjakarta: Kita Berhentikan

Dalam sebuah video viral terlihat sopir Mikrotrans PT Transjakarta mengeluarkan kata-kata kotor kepada pengendara mobil di Jalan Panjang.


7 Gunung Tertinggi di Jawa Tengah, Cocok Dicoba Pendaki Pemula!

8 hari lalu

7 Gunung Tertinggi di Jawa Tengah, Cocok Dicoba Pendaki Pemula!

Daftar gunung tertinggi di Jawa Tengah yang memiliki pemandangan indah serta bisa dicoba untuk pendaki pemula.


Viral Penusukan di Ruas Jalan Malioboro, Elemen Warga Desak Patroli Wisata Digencarkan

8 hari lalu

Viral Penusukan di Ruas Jalan Malioboro, Elemen Warga Desak Patroli Wisata Digencarkan

Kawasan Malioboro menjadi potret utama destinasi yang selalu jadi daftar teratas kunjungan wisatawan ke Yogyakarta.


Viral Video Pria Roboh Ditusuk Berkali-Kali di Ruas Malioboro Yogya, Polisi: Cekcok Senggolan

9 hari lalu

Viral Video Pria Roboh Ditusuk Berkali-Kali di Ruas Malioboro Yogya, Polisi: Cekcok Senggolan

Polisi membenarkan adanya kasus penusukan di kawasan Jalan Malioboro, Yagyakarta. Berawal dari senggolan di Sarkem.