Pindah Agama, Sukmawati Disebut Sudah Izin ke Megawati

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ekspresi Sukmawati Soekarnoputri dalam jumpa pers mengenai polemik puisinya yang bertajuk 'Ibu Indonesia' di kawasan Cikini, Jakarta, 4 April 2018. Karena puisinya itu, Sukma telah dilaporkan ke polisi karena dianggap telah menghina Islam. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ekspresi Sukmawati Soekarnoputri dalam jumpa pers mengenai polemik puisinya yang bertajuk 'Ibu Indonesia' di kawasan Cikini, Jakarta, 4 April 2018. Karena puisinya itu, Sukma telah dilaporkan ke polisi karena dianggap telah menghina Islam. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Sukmawati Soekarnoputri dijadwalkan akan menjalani upacara prosesi pindah agama dari Islam ke Hindu. Pelaksanaan ritual akan digelar di Kawasan Sukarno Center Heritage di Bale Agung Singaraja, Bali, pada Selasa, 26 Oktober 2021.

    Putri proklamator Sukarno itu mengundang seluruh keluarga Sukarno untuk hadir dalam upacara perpindahan agama itu. Selain itu, Presiden Jokowi beserta para menteri Kabinet Indonesia Maju juga diundang. 

    Kepala Sukarno Center di Bali, Arya Wedakarna, yang juga selaku panitia acara menjelaskan Sukmawati telah meminta izin dan restu untuk pindah agama kepada seluruh keluarga besar Sukarno. Menurut dia, Sukmawati sudah meminta izin kepada Megawati Soekarnoputri, Guntur Soekarnoputra, dan Guruh  Soekarnoputra.

    Tiga anak Sukmawati juga disebut telah memberi restu. "Putra-putri beliau menyetujui, mengikhlaskan, legowo ibundanya pindah ke Hindu," kata Arya, Sabtu, 23 Oktober 2021.

    Wedakarna menuturkan Sukmawati memutuskan pindah agama Hindu mengikuti neneknya atau ibu Sukarno, yakni Nyoman Rai Srimben. Nyoman Rai Srimben merupakan penduduk asli Kabupaten Buleleng, Bali.

    Ihwal alasan berganti keyakinan, Arya mengaku tak mengetahuinya. Menurut dia, Sukmawati memang kerap mengikuti upacara keagamaan Hindu saat berkunjung ke Pulau Dewata.

    "Saya selaku perwakilan beliau di Sukarno Center di Bali sering mengantar beliau ke pura berdiskusi dengan para pendeta. Jadi, keputusan ini tidak diambil dalam waktu singkat. Ini kan perjalanan spiritual beliau. Termasuk juga petunjuk leluhur ya," kata dia ihwal sikap yang diambil Sukmawati.

    Baca juga: Pindah Agama, Asmirandah: Saya Jadi Pengikut Kristus karena Pilihan

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)