Irjen Napoleon Bonaparte Tulis Surat Terbuka soal Dugaan Aniaya Muhammad Kace

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terpidana kasus dugaan suap penghapusan red notice Joko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte disebut sebagai salah satu orang yang menganiaya Muhammad Kece di rutan Bareskrim, akhir Agustus 2021 lalu. Kece melaporkan penganiayaan terhadap dirinya pada 26 Agustus 2021 lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Terpidana kasus dugaan suap penghapusan red notice Joko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte disebut sebagai salah satu orang yang menganiaya Muhammad Kece di rutan Bareskrim, akhir Agustus 2021 lalu. Kece melaporkan penganiayaan terhadap dirinya pada 26 Agustus 2021 lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte buka suara ihwal dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kace melalui surat terbuka. 

    Napeleon diduga menganiaya Kace di dalam sel Rumah Tahanan Badan Reserse Kriminal Polri. 

    "Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air sebenarnya saya ingin berbicara langsung dengan saudara-saudara semua, namun saat ini saya tidak dapat melakukannya," demikian pembuka dalam surat terbuka Napoleon yang diterima Tempo pada Ahad, 19 September 2021.

    Napoleon pun menjelaskan simpang siur informasi tentang penganiayaan tersebut. Berikut isi lengkap penjelasannya, 

    1. Alhamdulillah YRA, bahwa saya dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin

    2. Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allah ku, Al Quran, Rasulullah SAW dan akidah Islam ku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya.

    3. Selain itu, perbuatan Kace dan beberapa orang tertentu telah sangat membahayakan persatuan, kesatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia

    4. Saya sangat menyayangkan bahwa sampai saat ini pemerintah belum juga menghapus semua konten di media, yang telah dibuat dan dipublikasikan oleh manusia-manusia tak beradab itu

    5. Akhirnya, saya akan mempertanggung jawabkan semua tindakan saya terhadap Kace apapun risikonya

    Semoga kita semua selalu dalam perlindungan Allah SWT, dan hidup rukun sebagaimana yang ditauladani oleh para pendiri bangsa kita.

    Hormat dan Salamku

    Napoleon Bonaparte alias Napo Batara

    Inspektur Jenderal Polisi

    Seperti diketahui, kepolisian menetapkan Muhammad Kace dalam kasus penistaan agama. Dia ditahan di rutan Bareskrim setelah ditangkap di Bali pada 25 Agustus 2021. Kace disangka melecehkan agama dalam video yang diunggah di akun YouToube miliknya. Dalam video itu, pria bernama asli Kosman membahas tentang Nabi Muhammad.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rapor 2 Tahun Jokowi - Ma'ruf Amin, Beda Lembaga Beda Pula Hasilnya

    Pada 20 Oktober 2021, masa kerja Jokowi - Ma'ruf Amin tepat 2 tahun. Ada sejumlah lembaga mencatat ketidaksesuaian realisasi dengan janji kampanye.