Menaker: Atase Ketenagakerjaan Tak Hanya Urusi PMI

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menaker Ida Fauziyah saat menyampaikan keynote speech pada Webinar Nasional tentang 'Pencegahan dan Perlindungan Pekerja Anak di Indonesia', Rabu, 23 Juni 2021.

    Menaker Ida Fauziyah saat menyampaikan keynote speech pada Webinar Nasional tentang 'Pencegahan dan Perlindungan Pekerja Anak di Indonesia', Rabu, 23 Juni 2021.

    INFO NASIONAL -- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan Atase Ketenagakerjaan (Atnaker), Staf Teknis Ketenagakerjaan, dan Kepala Bidang Tenaga Kerja yang merupakan perwakilan diplomatik di luar negeri agar selalu menjaga nama baik Indonesia di mata dunia.

    "Saudara-saudara tidak hanya selaku wakil dari Kementerian Ketenagakerjaan yang mengurusi bidang ketenagakerjaan, namun sekaligus sebagai citra negara Indonesia di kancah Internasional," ujar Menaker Ida saat melepas Atnaker, Staf Teknis, dan Kepala Bidang Ketenagakerjaan di Jakarta, Selasa, 31 Agustus 2021.

    Ida mengatakan, saat ini tugas dan fungsi Atnaker dan Staf Teknis Ketenagakerjaan sudah mengalami perubahan yang sangat besar dengan tidak hanya melaksanakan urusan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

    Fungsi posisi tersebut diarahkan juga untuk melakukan tugas semua bidang ketenagakerjaan, baik terkait penempatan, hubungan industrial, pengawasan, maupun pelatihan di luar negeri, termasuk juga pemanfaatan kerja sama. “Maka Saudara-saudara adalah ujung tombak Kementerian Ketenagakerjaan di kancah Internasional,” kata Ida.

    Pada 2021, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan penarikan dan penempatan kembali Atnaker, Staf Teknis Ketenagakerjaan, dan Kepala Bidang Tenaga Kerja secara serentak. Mereka terdiri dari delapan Atnaker, tiga Staf Teknis Ketenagakerjaan, dan satu Kepala Bidang Tenaga Kerja di KDEI Taiwan.

    Secara bertahap, kata Ida, pihaknya akan berusaha menambah jumlah Atnaker dan Staf Teknis Ketenagakerjaan di negara-negara dengan indekisasi tenaga kerja yang tinggi untuk meningkatkan pelayanan ketenagakerjaan di luar negeri.   “Ini sebagai keseriusan dari Pemerintah bahwa urusan Ketenagakerjaan di luar negeri merupakan urusan yang sangat strategis,” katanya.

    Pelepasan ini tindak lanjut dari terbitnya Surat Keputusan Menteri Luar Negeri tentang Penempatan Atase, Staf Teknis Tenaga Kerja dan Kepala Bidang Tenaga Kerja pada Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri.

    Atnaker, Staf Teknis Ketenagakerjaan dan Kepala Bidang Tenaga Kerja merupakan pegawai yang ditempatkan pada Perwakilan Diplomatik atau Perwakilan Konsuler untuk melaksanakan tugas di bidang ketenagakerjaan.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.