OTT Bupati Probolinggo, KPK Periksa 10 Orang dan Sita Rp 360 Juta

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Dok.TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Dok.TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari pada Senin dini hari, 30 Agustus 2021. Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri membenarkan tim dari lembaganya melakukan operasi di wilayah Jawa Timur.

    “Benar, informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur,” kata Ali, Senin, 30 Agustus 2021.

    Menurut sumber Tempo di KPK, penangkapan terhadap Puput diduga berhubungan dengan perkara jual beli jabatan kepala desa. Barang bukti yang disita KPK senilai Rp 360 juta.

    Selain Puput, KPK diduga turut membawa sejumlah orang, termasuk suaminya Hasan Aminuddin yang merupakan anggota DPR. Selain itu, sejumlah pihak yang turut diperiksa adalah Faisal Rahman, Pitra Jaya Kusuma, Ponirin, Imam Syafi'i, Doddy Kurniawan, Muhammad Ridwan, Sumarto, dan Hari Cahyono

    Mereka kini dibawa ke kantor Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk diperiksa lebih lanjut. Setelah itu akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta.

    Ali Fikri belum mau menjelaskan pihak yang ditangkap serta barang bukti yang disita. “Tim masih bekerja dan perkembangannya kami sampaikan lebih lanjut,” kata dia ihwal OTT KPK yang menyasar Bupati Probolinggo.

    Baca juga: Hari Ini Dewas KPK Bacakan Putusan Sidang Etik Lili Pintauli Siregar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.