Indonesia Diminta Bersabar Sikapi Kepemimpinan Taliban di Afghanistan

Reporter

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana dan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin dalam diskusi Cross Check "Pantang Keok Hadapi Tiongkok" di Up Normal, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, pada Minggu 12 Januari 2020. FOTO: Tempo/Halida Bunga

TEMPO.CO, JakartaDosen Hukum Internasional dari Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengingatkan pemerintah Indonesia agar tidak mencampuri urusan internal yang sedang terjadi di suatu negara, khususnya Afghanistan.

Ia menilai langkah yang paling tepat dilakukan pemerintah ialah membiarkan dulu proses politik di Afghanistan hingga muncul pemimpin. "Menurut saya, sebaiknya pemerintah tidak dulu bersikap," kata Hikmahanto, mengutip Antara, Sabtu, 21 Agustus 2021. 

Selain itu, Indonesia harus menunggu sikap dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Sebab, saat ini Dewan Keamanan PBB sedang membahas situasi di Afganistan. Apalagi, semua pihak juga belum bisa mengetahui siapa yang akan menjadi pemimpin di Pemerintahan Afghanistan.

Sebelumnya, Mullah Abdul Ghani Baradar yang merupakan pendiri kelompok Taliban sudah kembali ke Afghanistan. Di sisi lain, Presiden Afganistan Ashraf Ghani dikabarkan sudah mengasingkan diri ke Uni Emirat Arab (UEA).

Guru Besar UI itu mengingatkan Indonesia agar jangan sampai dicap sebagai negara yang mencampuri urusan negara lain. "Kita tidak ingin turut campur masalah dalam negeri di Afghanistan," ujarnya.

Hikmahanto mengapresiasi langkah pemerintah yang berhasil mengevakuasi 26 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Afghanistan. Menurut dia, upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia merupakan bentuk kehadiran dan tanggung jawab negara kepada warganya di suatu negara yang situasinya tidak menentu.

Baca juga: Taliban Berkuasa di Afghanistan, Ini Lima Orang Pentolannya






Dewan Keamanan PBB Desak Suriah Hentikan Penggunaan Senjata Kimia

2 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Desak Suriah Hentikan Penggunaan Senjata Kimia

Beberapa anggota Dewan Keamanan PBB meminta Suriah untuk memberikan jaminan terkait senjata kimia


Tunda Pemberlakuan Tarif Baru PBB 2023, Gibran: Tidak Ada Kenaikan, Kembali ke Tarif 2022

21 jam lalu

Tunda Pemberlakuan Tarif Baru PBB 2023, Gibran: Tidak Ada Kenaikan, Kembali ke Tarif 2022

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menunda pemberlakuan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun 2023.


Warga Solo Keluhkan Kenaikan Tarif PBB 2023, Gibran: Kami Tampung Semua, Kami Tidak Saklek

1 hari lalu

Warga Solo Keluhkan Kenaikan Tarif PBB 2023, Gibran: Kami Tampung Semua, Kami Tidak Saklek

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memastikan merespons keluhan warganya tentang kenaikan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB) 2023.


Warga Solo Keluhkan Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan, 2 Fraksi DPRD Minta Gibran Beri Respons

1 hari lalu

Warga Solo Keluhkan Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan, 2 Fraksi DPRD Minta Gibran Beri Respons

Keputusan Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menaikkan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB) 2023 dikeluhkan banyak warga.


PAD Solo 2023 Dipatok Tinggi, Warga Mengeluh Pajak PBB Naik Drastis, Gibran: Mumet

4 hari lalu

PAD Solo 2023 Dipatok Tinggi, Warga Mengeluh Pajak PBB Naik Drastis, Gibran: Mumet

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka secara blak-blakan mengaku pusing dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Solo tahun 2023 yang dipatok tinggi.


2 Tahun Kudeta Militer Myanmar, Lebih dari 1,5 Juta Warga Mengungsi

7 hari lalu

2 Tahun Kudeta Militer Myanmar, Lebih dari 1,5 Juta Warga Mengungsi

Pada 1 Februari 2021, pemerintahan Aung San Suu Kyi digulingkan dalam kudeta militer Myanmar


PBB Menyelidiki Kemungkinan Kejahatan Perang oleh Mali dan Grup Wagner

7 hari lalu

PBB Menyelidiki Kemungkinan Kejahatan Perang oleh Mali dan Grup Wagner

Grup Wagner, dan tentara pemerintah Mali diduga terlibat dalam pembantaian ratusan orang di Moura, Mali, tahun lalu.


Korban Tewas dalam Ledakan di Masjid Pakistan Bertambah Jadi 87 Orang

8 hari lalu

Korban Tewas dalam Ledakan di Masjid Pakistan Bertambah Jadi 87 Orang

Korban tewas dalam ledakan di masjid Pakistan bertambah menjadi 87 orang, sehari setelah bom bunuh diri


Taliban Larang Siswa Perempuan Afghanistan Ikuti Ujian Masuk Universitas

10 hari lalu

Taliban Larang Siswa Perempuan Afghanistan Ikuti Ujian Masuk Universitas

Kementerian Pendidikan Tinggi yang dikelola Taliban melarang universitas swasta di Afghanistan mengizinkan siswa perempuan mengikuti ujian masuk


SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

10 hari lalu

SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

SMA Labschool Jakarta kembali berangkat ke Amerika Serikat untuk kompetisi internasional Harvard Model United Nations (HMUN) pada tahun ini.