1,5 Juta Vaksin Pfizer dan 450 Ribu Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri RI, Retno L. P. Marsudi, selama pertemuan virtual DK PBB terkait rencana aneksasi Israel atas Tepi Barat dan Lembah Yordan pada 24 Juni 2020.[Kemenlu RI]

    Menteri Luar Negeri RI, Retno L. P. Marsudi, selama pertemuan virtual DK PBB terkait rencana aneksasi Israel atas Tepi Barat dan Lembah Yordan pada 24 Juni 2020.[Kemenlu RI]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 1.560.780 dosis vaksin Pfizer sudah tiba melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 19 Agustus 2021. Kedatangan vaksin produksi Amerika Serikat ini merupakan perdana di Indonesia.

    "Pemerintah telah melakukan pembelian 1.560.780 dosis vaksin Pfizer, yang telah tiba tadi siang," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers daring, Kamis malam, 19 Agustus 2021.

    Selain vaksin Pfizer yang tiba siang tadi, ujar Retno, Indonesia juga sudah menerima kedatangan 450 ribu dosis vaksin AstraZeneca yang merupakan sumbangan dari Belanda pada malam ini. Kedatangan ini merupakan tahap pertama dari komitmen pemerintah Belanda memberikan 3 juta dosis vaksin untuk Indonesia.

    "Atas nama pemerintah Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Belanda atas dukungan dose-sharing yang telah diberikan serta kerjasama yang lebih erat ke depannya," ujar Retno.

    Retno menyebut pemerintah juga telah membeli 567.500 dosis vaksin AstraZeneca dan 5 juta vaksin Sinovac yang akan tiba besok. "Pemerintah akan terus berikhtiar menjamin pasokan vaksin untuk kebutuhan rakyat Indonesia. Mari dukung program vaksinasi agar kita bersama bisa keluar dari pandemi Covid-19 ini," ujar Retno.

    DEWI NURITA

    Baca: Vaksin Pfizer Tiba Hari Ini, Kemenkes: Untuk Ibu Hamil dan Usia 18 Tahun ke Atas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.