Jokowi: BOR Nasional Kita Berada di Angka 48,14 Persen

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersiap mengantarkan pasien Covid-19 ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet di Puskesmas Setiabudi, Jakarta, Selasa, 29 Juni 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersiap mengantarkan pasien Covid-19 ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet di Puskesmas Setiabudi, Jakarta, Selasa, 29 Juni 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengklaim kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan oleh pemerintah selama beberapa waktu terakhir telah berhasil menurunkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit, terutama, di Pulau Jawa.

    "Alhamdulillah BOR di Jakarta sudah berada di kisaran 29,4 persen. Di Jawa Barat 32 persen, di Jawa Tengah 38,3 persen, di Jawa Timur 52,3 persen, di Banten 33,4 persen, di Daerah Istimewa Yogyakarta 54,7 persen," ujar Jokowi lewat keterangannya yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Ahad malam, 15 Agustus 2021.

    Terutama di Wisma Atlet, ujar Jokowi, juga sudah turun di angka 19,64 persen. "Secara nasional, BOR nasional kita berada di angka 48,14 persen," tuturnya.

    Seiring dengan hal tersebut, Jokowi meminta agar vaksinasi Covid-19 harian terus dipercepat. "Saat ini vaksinasi harian secara nasional telah mencapai 1,6 juta suntikan dalam satu hari pada puncaknya," ujarnya.

    Demikian juga dengan pengetesan dan penelusuran kasus konfirmasi positif Covid-19, menurut Jokowi, juga terus meningkat. "Seminggu terakhir, saya melihat angka testing kita berkisar di antara 130 ribu sampai 140 ribu dan untuk indikator tracing kita di antara 5 sampai 7. Meskipun ini masih berada di kategori sedang, tetapi saya patut mengapresiasi karena ada peningkatan," ujarnya.

    Adapun kebijakan PPKM Level 4 Jawa-Bali yang diperpanjang sejak 10 Agustus lalu akan berakhir besok, 16 Agustus 2021. Besok, pemerintah akan mengumumkan kelanjutan kebijakan tersebut berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.