Mengenal Udin Award, Penghargaan AJI untuk Mendorong Kebebasan Pers

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung melakukan unjuk rasa memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bandung, Jawa Barat. (3/5). Mereka mendesak aparat segera mengungkap kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis yang masih menggantung. TEMPO/Aditya Herlambang

    Anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung melakukan unjuk rasa memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bandung, Jawa Barat. (3/5). Mereka mendesak aparat segera mengungkap kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis yang masih menggantung. TEMPO/Aditya Herlambang

    TEMPO.CO, Jakarta - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia memberikan penghargaan Udin Award 2021 kepada jurnalis Tempo di Surabaya, Nur Hadi, saat memperingati HUT AJI ke-27 pada Ahad lalu, 7 Agustus 2021. 

    Pemberian Udin Award kepada Nurhadi didasarkan atas dedikasinya ketika melakukan peliputan kasus dugaan suap yang melibatkan pejabat Direktur Jenderal Pajak, Angin Prayitno Aji. Ketika meliput kasus tersebut, Nurhadi mengalami rangkaian kekerasan fisik dan intimidasi. Meskipun demikian, ia tidak goyah dan tetap berkomitmen untuk menjalankan profesinya. 

    Dikutip dari aji.or.id, pemberian Udin Award telah menjadi agenda rutin dalam setiap perayaan HUT AJI. Nama Udin Award diambil dari nama Jurnalis Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin atau akrab disapa Udin. Ketika melakukan liputan di Yogyakarta pada 1996, Udin mengalami penganiayaan dan intimidasi.

    Berita yang ditulisnya pada 13 Agustus 1996 menjadi akar dari penganiayaan tersebut. Akibat penganiayaan yang dialaminya, pada 16 Agustus 1996, Udin meninggal dunia. Hingga kini, kasus pembunuhan Udin tidak terungkap dan pembunuhnya masih berkeliaran. 

    AJI berupaya untuk terus mendorong kebebasan pers dan kebebasan berekspresi melalui Udin Award. Perhargaan tersebut diberikan kepada jurnalis maupun kelompok jurnalis profesional yang memiliki dedikasi kepada dunia jurnalistik serta menjadi korban kekerasan baik fisik atau psikis karena terkait langsung dengan aktivitas jurnalistiknya.

    Hingga kini, Udin Award telah diberikan kepada berbagai jurnalis dan kelompok jurnalis dari tahun ke tahun. Pada 2020, sebagaimana dilansir dari tempo.co, Majalah Tempo mendapat Udin Award 2020. Pemberian tersebut diberikan karena aktivitas jurnalistik Majalah Tempo pada 2020 sering mengalami represi, intimidasi, hingga kriminalisasi. 

    Sementara itu, pada 2019, Udin Award diberikan kepada tim jurnalis IndonesiaLeaks. Dilansir dari ppmn.or.id, pemberian Udin Award 2019 kepada tim IndonesiaLeaks didasarkan atas peliputan kasus skandal buku merah KPK.

    Menurut pertimbangan AJI, peliputan kasus tersebut merupakan aktivitas jurnalistik yang penuh risiko dan harus dilakukan dengan komitmen tinggi. Karena itu, tim jurnalis yang terdiri dari lima media besar tersebut memperoleh Udin Award 2019.

    BANGKIT ADHI WIGUNA

    Baca juga: AJI Beri Penghargaan Jurnalis Tempo Nurhadi Udin Award 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.