Kasus Asabri, Kejagung Periksa 2 Komisaris Utama Perusahaan Sekuritas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. ANTARA/HO-Humas Kejagung

    Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. ANTARA/HO-Humas Kejagung

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung memeriksa sembilan orang sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi PT Asabri pada hari ini, 9 Agustus 2021.

    Dua di antaranya adalah Komisaris Utama PT Anugerah Sekuritas Indonesia bernama Nenny Sutanto dan Sihol Siagian.

    "Keduanya diperiksa terkait dengan pendalaman keterlibatan pihak lain di PT Asabri," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui keterangan tertulis pada Senin, 9 Agustus 2021.

    Kemudian untuk tujuh orang saksi lainnya adalah Komite Audit PT Asabri, IM; Kepala Divisi Pelaksana Investasi PT Asabri, RP; Staf Pengelolaan Saham PT Asabri, DA; Staf Pengelolaan Saham PT Asabri, AS; Pegawai PT Asabri, IS. Untuk lima orang ini, kata Leonard, diperiksa terkait dengan pendalaman 10 tersangka manajer investasi.

    "Sementara dua lainnya yakni Direktur PT Sinergi Megah Internusa, Andrianto Kasigit, dan nominee tersangka Benny Tjokrosaputro, MS, diperiksa untuk mendalami keterlibatan pihak lain di PT Asabri," kata Leonard.

    Dalam kasus ini, penyidik Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka individu dan 10 perusahaan manajer investasi sebagai tersangka korporasi.

    ANDITA RAHMA

    Baca: Lelang 5 Kapal Tersangka Kasus Asabri, Kejaksaan Agung Dapat Rp 27 Miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.