Ganjar Pranowo Ajak Mahasiswa Jateng Terlibat Tangani Covid-19

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  bersama aktivis mahasiswa dari enam organisasi pergerakan di Jateng, di rumah dinas Puri Gedeh Kota Semarang, Rabu (28/7/2021).

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama aktivis mahasiswa dari enam organisasi pergerakan di Jateng, di rumah dinas Puri Gedeh Kota Semarang, Rabu (28/7/2021).

    INFO NASIONAL - Tagar #MahasiswaJateng meramaikan linimasa twitter, Kamis, 29 Juli 2021. Diketahui, tagar itu merespons seruan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengajak mahasiswa, khususnya di Jawa Tengah untuk terlibat dalam penanganan Covid-19.

    Tagar itu muncul pukul sekitar pukul 14.00. Hanya berselang 1,5 jam sudah terdapat 5237 cuitan yang terekam di halaman trending topic twitter itu.

    Mulanya, dalam video berjudul "Ruang Ganjar: Pandemi Kok Ngajak Demo", Ganjar menyoroti tidak bijaknya aksi demo di tengah pandemi. Sebab aksi yang mendatangkan kerumunan itu berpotensi besar mengakibatkan penularan Covid-19.

    Maka, Ganjar menawarkan solusi menarik yang lebih nyata untuk membantu masyarakat. "Bagi temen-temen mahasiswa, program studi apa saja, inilah saatnya anda bantu rakyat. Jadikan pandemi ini sebagai laboratorium keilmuanmu," katanya.

    Warganet pun ramai menuliskan tanggapannya pada video yang diposting Ganjar di channel youtube, instagram, dan Facebook pribadinya itu.

    “Ayooo #MahasiswaJateng pasti bisa...sekecil apapun peran anda, pasti akan sangat bermanfaat bagi negeri ini,” cuit @DikaPujaKesuma.

    Adapula yang menuliskan harapannya agar seruan itu diikuti oleh banyak daerah lainnya di Indonesia.

    “Saya bangga menjadi salah satu #MahasiswaJateng. Semoga bisa diikuti oleh banyak daerah lainnya. Kalahnya pandemi cuma 1, kita kompak bekerja sama. Bukan saling menjatuhkan, tapi mari kita bangkit bersama,” tulis akun @KataNadiaa.

    Ganjar menerangkan untuk membantu masyarakat tidaklah sulit. Mahasiswa bisa memulainya dari hal yang simpel seperti saling mengingatkan masyarakat agar taat protokol kesehatan, eling lan ngelingke.

    Selain itu, Ganjar juga mengajak mahasiswa memanfaatkan gawai dan keahliannya di dunia digital untuk membantu pemasaran UMKM yang kini sedang terpuruk.

    "Atau kalo mau rekoso sitik, bisa seperti yang dilakukan pemuda Rembang yang nyebut dirinya sebagai Covid Ranger. Mereka ini jualan kaos, kemudian hasilnya untuk beli kebutuhan pasien covid yang isoman," ujarnya.

    Keterlibatan semua elemen masyarakat untuk menangani Covid-19 disebut Ganjar adalah kunci, karena pandemi ini hanya bisa dikalahkan dengan persatuan dan kebersamaan antara pemimpin dan rakyatnya.

    "Kalo kita bisa sak iyeg sak eko proyo, bersama sama dalam menanggulangi pageblug ini, saya yakin kita akan segera memenangi peperangan melawan corona ini," ucapnya.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.