Banser Sleman Siap Bantu Makamkan Jenazah Covid-19 Nonmuslim

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara warga berziarah di dekat pusara keluarganya di area pemakaman khusus Covid-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, 15 Juli 2021. Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per tanggal 22 Juli 2021 mencapai 49.509, kembali meningkat setelah sempat turun tiga hari terakhir. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Foto udara warga berziarah di dekat pusara keluarganya di area pemakaman khusus Covid-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, 15 Juli 2021. Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per tanggal 22 Juli 2021 mencapai 49.509, kembali meningkat setelah sempat turun tiga hari terakhir. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyaknya korban Covid-19 yang meninggal dunia, membuat Barisan Ansor Serba Guna (Banser) di Kabupaten Sleman Yogyakarta ikut memakamkan jenazah. Melalui Banser Tanggap Bencana (Bagana), anggota organisasi sayap Nahdlatul Ulama ini memakamkan jenazah Covid-19 termasuk mereka yang nonmuslim.

    Koordinator Tim Banser yang tergabung dalam organisasi kegamaan NU Sleman Peduli Covid-19, Widodo mengklaim yang dilakukan pihaknya bukan tugas melainkan panggilan hati nurani. kita juga melayani permintaan warga Non-Muslim,” katanya seperti dikutip dari laman resmi NU, Jumat, 23 Juli 2021.

    "Dalam kondisi seperti ini, masyarakat tidak boleh diam dan harus ikut andil untuk bersama-sama menghadapi kondisi sulit yang sedang dihadapi bangsa dan dunia," ucap Widodo.

    Widodo menjelaskan dalam menjalankan tugas ini Bagana sudah dibekali Safety Officer (SO), dari Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta. Saat beraksi Banser mengikuti arahan dari Satgas BPBD.

    Tim Banser ini dibentuk pada 5 Juli lalu ini dan tememiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam proses pemakaman. Mulai dari memakai Alat Pelindung Diri (APD) dan melakukan koordinasi dengan keluarga ahli waris, pihak rumah sakit, serta pihak posko BPBD. “Termasuk surat kematian, hasil swab positif dan foto KK/KTP, setelah semua sudah jelas kita lakukan pemakaman,” u

    WINDA OKTAVIA

    Baca juga:

    Banser Hormati Proses Hukum terhadap Abu Janda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.