Rencana PPKM Darurat, Sekolah Sampai Kampus Wajib Belajar Daring

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang peserta didik baru SDN 01 Cipete Selatan tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara online di kediamannya, Jakarta, Senin, 13 Juli 2020. Pelaksanaan program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun ajaran baru 2020/2021 di tengah Pandemi COVID-19 yang dimulai 13 Juli hingga 15 Juli 2020 tersebut dilakukan dengan secara online yaitu melalui aplikasi video conference oleh masing-masing sekolah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Seorang peserta didik baru SDN 01 Cipete Selatan tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara online di kediamannya, Jakarta, Senin, 13 Juli 2020. Pelaksanaan program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun ajaran baru 2020/2021 di tengah Pandemi COVID-19 yang dimulai 13 Juli hingga 15 Juli 2020 tersebut dilakukan dengan secara online yaitu melalui aplikasi video conference oleh masing-masing sekolah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. Rencananya kebijakan ini akan berlaku 2 Juli sampai 20 Juli 2021.

    Salah satu yang akan diperketat adalah kegiatan belajar mengajar. Mulai dari tingkat sekolah, perguruan tinggi, bahkan tempat kursus.

    Dalam dokumen rencana yang diperoleh Tempo, sekolah sampai tempat pelatihan yang ada di zona merah dan oranye wajib online atau daring. Sedangkan, tempat pendidikan di luar kedua zona itu ditentukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

    Selain itu, tempat pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, seperti pasar, toko, swalayan, super market tetap dibolehkan beroperasi penuh. “Dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” kata sumber tersebut.

    Selain sektor tersebut, kegiatan konstruksi juga tetap diperbolehkan beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan.

    Rencana penerapan PPKM Mikro versi anyar ini dilakukan menyusul laju penyebaran Covid-19 yang semakin gawat. Rencananya akan ada 4 level PPKM. Yaitu sedang, ketat, terbatas, darurat. Aturan ini akan berlaku mulai 2 Juli hingga 20 Juli 2021.

    Evaluasi dari penerapan akan dilakukan tiap dua pekan. Bila kasus harian sudah di bawah 20 ribu orang per hari, maka pemerintah akan menurunkan status PPKM Mikro menjadi ketat dengan ketentuan yang lebih longgar. Tempat ibadah dan wisata yang berada di zona merah dan oranye juga wajib tutup selama berstatus PPKM Darurat. Mereka bisa kembali buka dengan pembatasan jika sudah masuk status PPKM Ketat sampai Sedang.  

    Baca juga: Rencana PPKM Darurat, Pengusaha Minta Stimulus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.