Tanggapi Poster BEM UI, Jokowi: Kritik Boleh, Universitas Jangan Halangi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersiap memberikan keterangan usai meninjau fasilitas produksi dan uji klinis tahap III vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Selasa, 11 Agustus 2020. Dalam kegiatan tersebut, Jokowi juga meninjau langsung uji coba pertama vaksin virus Corona. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersiap memberikan keterangan usai meninjau fasilitas produksi dan uji klinis tahap III vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Selasa, 11 Agustus 2020. Dalam kegiatan tersebut, Jokowi juga meninjau langsung uji coba pertama vaksin virus Corona. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo buka suara terkait poster kritikan terhadap dirinya, yang diunggah oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI. Jokowi mengatakan kritikan tersebut adalah hal yang biasa.

    "Saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa dan ini negara demokrasi, jadi kritik boleh saja," kata Jokowi dalam keterangannya, Selasa, 29 Juni 2021.

    Jokowi mengatakan kritikan terhadap dirinya sudah ada sejak lama. Mulai dari yang menyebut dirinya klemar klemer, planga plongo, hingga yang menyebut dia sebagai sosok otoriter. Yang terakhir, BEM UI mengunggah poster Jokowi dan menamainya The King of Lip Service.

    Poster ini membuat sejumlah anggota BEM dipanggil oleh pihak Rektorat UI. Jokowi pun meminta kampus untuk tidak menghalangi kritik-kritik tersebut

    "Universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi. Tapi juga ingat kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopan santunan ya. Saya kira biasa saja, mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat," kata Jokowi.

    Sebelumnya, pemanggilan sejumlah anggota BEM UI oleh pihak kampus ini menuai banyak kritik. Kampus dinilai semakin tidak membebaskan mahasiswanya untuk berpendapat.

    Poster yang diunggah di Instagram BEM UI itu berisi sejumlah gambar yang mendetailkan omongan dan janji Jokowi yang dinilai tidak dapat dipenuhi. BEM melabeli Presiden sebagai King of The Lip Service. Di akhir poster, ditambahkan sejumlah sumber pemberitaan yang menjadi dasar argumen BEM UI.

    Baca juga: BEM UI Kritik Jokowi, NasDem Minta Pendukung Pemerintah Tak Reaktif


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.