Gerindra: Prabowo Tak Pernah Konsumsi Ivermectin

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Juni 2021. Rapat tersebut membahas strategi dan kebijakan umum pertahanan negara 2020-2024 atau alutsista serta modernisasi alutsista. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Juni 2021. Rapat tersebut membahas strategi dan kebijakan umum pertahanan negara 2020-2024 atau alutsista serta modernisasi alutsista. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerindra membantah informasi yang menyebutkan Prabowo Subianto mengkonsumsi Ivermectin."Tidak benar Pak Prabowo mengonsumsi Ivermectin," kata Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad pada Selasa, 29 Juni 2021.

    Dasco mengatakan begitu informasi beredar, ia menanyakan langsung kepada Prabowo. Menurut Dasco, Menteri Pertahanan ini tak pernah mengkonsumsi obat tersebut.

    Sebelumnya, Vice President PT Harsen Laboratories, Sofia Koswara, menyebut Ketua Umum Gerindra tersebut telah mengonsumsi Ivermectin selama empat bulan sebagai upaya menangkal Covid-19.

    "Pernyataan itu tidak benar dan berita menyesatkan. Saya minta pernyataan itu dicabut karena tidak sesuai fakta," kata Dasco.

    Penggunaan obat cacing ini sedang menjadi sorotan. Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan pemerintah berupaya menyediakan obat terapi murah untuk Covid-19. Selain murah, obat juga terjangkau dan mudah didapat.

    Ia mengatakan PT Indofarma sudah bersiap memproduksi Ivermectin secara massal. Saat uji klinis oleh BPOM selesai dilakukan dan izin edar sudah dikeluarkan, maka obat tersebut siap diproduksi besar-besaran dalam waktu singkat.

    Baca juga: Erick Thohir Ingin Ivermectin Jadi Obat Terap Covid yang Murah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.