Pemenuhan Makanan di Tempat Isolasi Terpusat, Menkes: Lewat Gotong Royong Warga

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) berbincang dengan Kepala Puskesmas Jati Ahmad Muhammad (kanan) saat meninjau penanganan COVID-19 di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu, 5 Juni 2021. Menkes memberikan bantuan berupa 30 ventilator, 50 ribu swab antigen dan 50 ribu vaksin serta mengirim sebanyak 38 tenaga kesehatan terdiri perawat dan dokter dari IDI. ANTARA/Yusuf Nugroho

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah) berbincang dengan Kepala Puskesmas Jati Ahmad Muhammad (kanan) saat meninjau penanganan COVID-19 di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu, 5 Juni 2021. Menkes memberikan bantuan berupa 30 ventilator, 50 ribu swab antigen dan 50 ribu vaksin serta mengirim sebanyak 38 tenaga kesehatan terdiri perawat dan dokter dari IDI. ANTARA/Yusuf Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah daerah dengan kenaikan kasus Covid-19 tinggi, mulai menyiapkan tempat isolasi terpusat. Musababnya, kondisi bed occupancy rate (BOR) sudah tidak bisa menampung semua pasien, mereka yang memiliki gejala ringan dan sedang didorong ke tempat isolasi terpusat. Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan agar pemerintah daerah memenuhi kebutuhan makanan pasien Covid-19 di sana.

    "Beliau (Presiden Jokowi) menyampaikan bahwa dipastikan orang yang diisolasi selama 2 minggu, kita cukupi dengan dropping makanan," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan arahan presiden seusai rapat terbatas, Senin, 21 Juni 2021.

    Budi menyebut, pemenuhan kebutuhan makanan pasien diutamakan menggunakan mekanisme gotong royong dari masyarakat sekitar. "Ini merupakan kekuatan rakyat Indonesia, yaitu modal sosial untuk saling membantu. Pemerintah akan mendukung, dan sekali lagi, ini akan diawasi oleh TNI dan Polri," tuturnya.

    Budi menyebut, tempat isolasi terpusat ini sangat membantu menurunkan BOR, sehingga rumah sakit Covid-19 bisa fokus menangani pasien dengan gejala berat saja.

    "Beliau (Presiden) memberikan arahan agar isolasi terpusat itu harus tersebar sebanyak mungkin ke daerah-daerah, baik kecamatan maupun kelurahan sehingga meringankan beban yang ada rumah sakit Covid-19 seperti RSDC Wisma Atlet," tuturnya.

    DEWI NURITA

    Baca: Jokowi Siapkan 2 Jalan Atasi Tempat Tidur Pasien Covid-19 yang Menipis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.