Puan Maharani Safari ke Daerah, PDIP Sebut Wajar Dianggap Perkenalan Diri

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR Utut Adianto meninggalkan gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Selasa, 18 September 2018. Utut Adianto diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Bupati Purbalingga Tasdi terkait dengan kasus suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Purbalingga tahun 2017-2018. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Ketua DPR Utut Adianto meninggalkan gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Selasa, 18 September 2018. Utut Adianto diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Bupati Purbalingga Tasdi terkait dengan kasus suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Purbalingga tahun 2017-2018. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Utut Adianto membenarkan Puan Maharani mulai berkeliling daerah untuk memberikan pengarahan kepada kader partai banteng. Dua daerah yang telah dikunjungi Puan yakni Jawa Tengah dan Sulawesi Utara.

    Menurut Utut, kedatangan Puan ke daerah-daerah itu sebenarnya dalam rangka kunjungan kerja. Namun dia pun tak membantah jika hal tersebut dianggap sebagai memperkenalkan diri dalam rangka Pemilu 2024. Nama Puan memang disebut-sebut potensial sebagai calon presiden atau calon wakil presiden dari PDIP.

    "Yang saya tahu kunjungan kerja, tapi kalau sembari kunjungan kerja dianggap orang mengenalkan diri boleh saja. Kalau di sana kemudian disambut bak calon presiden ya itu kan daerahnya," kata Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021.

    Puan diketahui memberikan pengarahan kepada kader di Jawa Tengah pada Sabtu, 22 Mei 2021. Lalu pada Senin, 7 Juni lalu, Puan berpidato di hadapan kader partai banteng di Manado, Sulawesi Utara.

    Dalam dua acara ini, Puan berbicara ihwal politik, misalnya menyangkut pentingnya calon pemimpin turun menemui masyarakat dan kemudahan dirinya menjadi anak dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kendati mengakui mendapat kemudahan, Puan mengatakan hal itu bukan berarti karpet merah.

    Utut pun menegaskan bahwa persoalan calon presiden dari PDI Perjuangan sepenuhnya kewenangan Megawati. Namun dia berpendapat, semua pihak mestinya konsentrasi pada pekerjaan masing-masing dan tak buru-buru mematut-matut diri untuk Pilpres 2024.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI

    Baca: Bambang Pacul Jelaskan Alasan Mengibaratkan Puan Maharani Teh Botol Sosro


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.