Perusahaan Kosmetik Ini Tawarkan Program Pendukung Kampus Merdeka

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suasana belajar mahasiswa di kampus. Pixabay

    Ilustrasi suasana belajar mahasiswa di kampus. Pixabay

    TEMPO.CO, Jakarta - Head of Corporate Communication and CSR PT Paragon Technology and Innovation (perusahaan kosmetik yang menaungi merek Wardah, Emina, dan Make Over), Suci Hendrina, menyampaikan sejumlah program perusahaan dalam mendukung kebijakan Kampus Merdeka.

    “Ada program mendukung Kampus Merdeka yang sedang dijalankan pemerintah. Kalau ini lebih formal,” kata Suci dalam dalam Kick Off Fellowship Jurnalisme Pendidikan 2021, Selasa, 1 Juni 2021.

    Kampus Merdeka merupakan kebijakan yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Menteri Nadiem Makarim) dengan memberikan hak berkegiatan selama 1 semester di luar program studi dan 2 semester di luar perguruan tinggi.

    Suci menjelaskan program yang disediakan Paragon dalam mendukung kebijakan tersebut, di antaranya magang, master class (menyediakan mata kuliah selama 1 semester dan berkuliah di Paragon University).

    Kemudian program innovation fellowship yang merupakan wadah bagi anak muda yang memiliki inovasi dalam bidang sosial, edukasi, dan enterpreneurship. Program lainnya adalah Paragon Scholarship yang memiliki sejumlah sasaran, yaitu kepada mahasiswa kurang mampu, mahasiswa berprestasi, mendukung penelitian tugas akhir mahasiswa.

    Berikutnya adalah program Novo Club yang merupakan wadah yang memiliki akar di kampus agar mahasiswa bisa berkumpul menuangkan ide dan melakukan inovasi, lalu mengasah, menemukan masalah, dan menciptakan apa yang bisa dilakukan sebagai upaya kontribusi menyelesaikan masalah. Program terakhir untuk mendukung Kampus Merdeka adalah pelatihan dosen.

    Baca juga: Perusahaan Kosmetik Berupaya Ikut Bangun Ekosistem Pendidikan

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.