Ini Pesan Bawaslu Pusat ke Daerah untuk Hadapi Pemilu 2024

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Bawaslu Abhan (tengah) didampingi oleh (kiri-kanan) anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Mochammad Afifuddin, Fritz Edward Siregar, dan Rahmat Bagja berpose saat akan memberikan keterangan pers di Gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2020. Dari hasil pengawasan verifikasi faktual bakal calon perseorangan, pengawas pemilihan menemukan dokumen dukungan yang dalam identitasnya tertulis pekerjaan sebagai ASN sebanyak 6.492 pendukung dan sebanyak 4.411 penyelenggara pemilihan dinyatakan tidak memenuhi syarat. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Bawaslu Abhan (tengah) didampingi oleh (kiri-kanan) anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Mochammad Afifuddin, Fritz Edward Siregar, dan Rahmat Bagja berpose saat akan memberikan keterangan pers di Gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2020. Dari hasil pengawasan verifikasi faktual bakal calon perseorangan, pengawas pemilihan menemukan dokumen dukungan yang dalam identitasnya tertulis pekerjaan sebagai ASN sebanyak 6.492 pendukung dan sebanyak 4.411 penyelenggara pemilihan dinyatakan tidak memenuhi syarat. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja meminta Bawaslu di kota dan kabupaten untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi tahapan Pemilu 2024. Menurut dia, tahapan Pemilu akan dimulai pada pertengahan tahun depan.

    "Yang perlu diperbaiki ke depan dalam Pemilu 2024 adalah kesiapsiagaan SDM. Pengetahuan tentang aturan, dan skill dalam penerimaan permohonan maupun melayani protes dari masyarakat. Itu sangat penting," ujar Bagja dalam kunjungannya ke Bawaslu Kota Madiun, kemarin.

    Ia menilai SDM di Bawaslu daerah harus benar-benar disiapkan untuk mendukung proses dan tahapan Pemilu 2024. Kondisi SDM yang mumpuni merupakan solusi jika terjadi permasalahan atau sengketa pemilu.

    Hal itu mendasar pada evaluasi Pemilu 2019. "Dengan kondisi seperti ini seharusnya Bawaslu bisa mencarikan solusi sehingga bisa diperbaiki pada Pemilu 2024 nanti," ujar Bagja.

    ADVERTISEMENT

    Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko menyatakan kesiapannya menghadapi tahapan Pemilu Serentak 2024. Bawaslu Madiun, menurut dia, secara berkelanjutan mengikuti serangkaian pembinaan, baik yang dilakukan oleh internal Bawaslu Kota Madiun, Bawaslu Provinsi Jatim, maupun Bawaslu RI.

    "SDM kami kebetulan mulai komisionernya sampai stafnya masih yang kemarin saat Pemilu 2019, sehingga akan kami evaluasi mana yang belum bagus kinerjanya. kita perbaiki dan saya yakin tahun 2024 Kota Madiun siap mengawasi ajang kontestasi tersebut," tutur Kokok.

    Dalam kunjungan ke Kantor Bawaslu Kota Madiun, Komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja juga mengapresiasi sarana dan prasarana yang ada di kantor tersebut, utamanya dalam proses penegakan hukum pemilu. Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Bagja juga didampingi dua komisioner Bawaslu dari Provinsi Jatim.

    Baca juga: Cegah Kekosongan Pencalonan Pilkada, KPU Usul Pemilu 2024 Jadi 21 Februari


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?