Masuk Bursa Capres 2024, Risma: Aku Enggak Punya Duit, Enggak Kepingin

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini usai dilantik menjadi Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan dan Pendidikan di kantor DPP PDIP Diponegoro, Jakarta pada Senin, 19 Agustus 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini usai dilantik menjadi Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan dan Pendidikan di kantor DPP PDIP Diponegoro, Jakarta pada Senin, 19 Agustus 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma menegaskan tak berminat menjadi calon presiden atau Capres 2024. "Aku enggak punya duit, dan aku enggak kepingin," kata Risma di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 24 Mei 2021.

    Risma mengatakan tak pernah kepikiran untuk mengikuti Pilpres 2024, meski namanya masuk dalam daftar bursa capres di sejumlah lembaga survei. "Aduh, enggak, enggak, enggak. Aku enggak terpikir," ujarnya.

    Nama Risma sebelumnya muncul di beberapa lembaga survei. Dalam survei Akar Rumput Strategic Consulting yang dirilis Sabtu lalu, elektabilitas Risma berada di angka 3,97 persen di bawah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Survei ini digelar dengan mewawancarai 1.200 responden acak di 34 provinsi pada 26 April-8 Mei 2021. Di bawah Risma, nama Ketua DPR Puan Maharani tercatat memiliki elektabilitas sebesar 2,48 persen.

    Kemudian dalam survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Politik Indonesia (KedaiKOPI) pada 29 Maret-4 April 2021 menunjukkan elektabilitas mantan Wali Kota Surabaya itu sebesar 4,4 persen. Nama Risma berada di bawah Ganjar yang memiliki tingkat keterpilihan sebesar 16 persen. Adapun nama Puan Maharani di angka 0,2 persen.

    Pada jajak pendapat yang dilakukan SMRC, pada 28 Februari-8 Maret 2021, tingkat elektabilitas Risma tercatat di angka 7,7 persen, kemudian Ganjar Pranowo (13,2%), dan Puan Maharani (5,7%).

    Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo Ungguli Puan Maharani dan Risma, Simak Detailnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.