Pemerintah Putuskan Tutup Pintu Sementara Bagi WNA Asal India Mulai Minggu Besok

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima audiensi dari para insan perfilman di Loka Kretagama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat, 19 Maret 2021. Sejumlah insan perfilman yang hadir antara lain Triawan Munaf, Mira Lesmana, Dian Sastro, Wicky Olindo, Joko Anwar, Dewinta Hutagaol, Sunil Samtani, Chand Parwez dan Angga Dwimas Sasongko. FOTO/Kemenko Perekonomian

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima audiensi dari para insan perfilman di Loka Kretagama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat, 19 Maret 2021. Sejumlah insan perfilman yang hadir antara lain Triawan Munaf, Mira Lesmana, Dian Sastro, Wicky Olindo, Joko Anwar, Dewinta Hutagaol, Sunil Samtani, Chand Parwez dan Angga Dwimas Sasongko. FOTO/Kemenko Perekonomian

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa pemerintah memutuskan menutup pintu masuk untuk sementara bagi warga negara asing (WNA) asal India sebagai antisipasi penularan Covid-19 dan masuknya varian baru Covid-19 dari India.

    "Pemerintah memutuskan untuk menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal dan atau mengunjungi wilayah India dalam kurun waktu 14 hari," ujar Airlangga dalam konferensi pers daring, Jumat, 23 April 2021.

    Sedangkan bagi WNI yang akan kembali ke Indonesia dan pernah tinggal atau mengunjungi wilayah India dalam kurun waktu 14 hari tetap diizinkan masuk dengan protokol kesehatan yang diperketat.

    "Titik kedatangan yang dibuka adalah pelabuhan udara Bandara Soetta, Juanda, Kualanamu, Sam Ratulangi. Kemudian pelabuhan laut Batam, Tanjung Pinang dan Dumai," ujarnya.

    Sedangkan batas darat yang dibuka adalah Entikong, Nunukan, dan Malino untuk kepulangan Pekerja Migran Indonesia melalui Malaysia.

    "Untuk WNI tersebut wajib karantina selama 14 hari di hotel khusus, lulus PCR 2 kali negatif maksimal 2X24 jam sebelum keberangkatan. Hari pertama dan hari ke-13 kedatangan akan kembali dites," ujarnya.

    Kebijakan ini berlaku untuk semua moda transportasi baik darat, laut dan udara. "Ketentuan akan dilanjutkan dengan SE Dirjen Imigrasi dan lembaga lain yang terkait. Kebijakan berlaku mulai minggu, 25 April 2021. Peraturan ini sifatnya sementara dan akan terus dikaji ulang," ujar Airlangga.

    DEWI NURITA

    Baca: Ratusan WNA Asal India Masuk Indonesia, Kemlu: Dimungkinkan Bagi Pemegang KITAS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.