Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dharma Pongrekun Maju di Pilkada DKI Jalur Independen, Pernah Disorot Soal Covid-19 sebagai Rekayasa

image-gnews
Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun. YouTube/Richard Lee
Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun. YouTube/Richard Lee
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menetapkan pasangan Dharma Pongrekun dan R Kun Wardana Abyoto memenuhi syarat dukungan untuk maju pada Pilkada Jakarta 2024 lewat jalur independen atau perseorangan. Mereka juga menjadi satu-satunya bakal calon yang maju melalui jalur tersebut.

Pada Ahad malam, 12 Mei 2024 sekitar pukul 23.07, Dharma dan Kun mendatangi gedung KPU DKI untuk menyerahkan berkas syarat dukungan bacagub dan bacawagub jalur independen Pilkada Jakarta. Mereka menyerahkan dokumen tersebut beberapa menit sebelum batas waktu pengumpulan berkas selesai.

Kepala Divisi Teknis KPU DKI Jakarta, Dody Wijaya, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan dokumen syarat dukungan dari bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur perseorangan itu. Hasilnya, pasangan Dharma-Kun Wardana memenuhi syarat dukungan yang ditentukan.

“Dari dokumen yang sudah diperiksa, hasilnya dukungan yang dikumpulkan sebanyak 749.298 yang tersebar di 6 Kota/Kabupaten di Provinsi DKI Jakarta,” ujar Dody dalam keterangan resmi, Senin, 13 Mei 2024.

Dody menuturkan, selanjutnya pasangan Dharma-Kun Wardana diberi waktu 3x24 jam oleh KPU Jakarta untuk melengkapi berkas, dengan mengunggah dokumen di Sistem Informasi Pencalonan atau Silon.

Dharma Pongrekun beberapa waktu lalu sempat jadi perbincangan karena pernyataannya yang sebut pandemi Covid-19 merupakan hasil konspirasi Rockefeller Foundation. Berikut kilasnya.

Sebut Covid-19 Digagas Rockefeller Foundation sejak 2010

Pernyataan kontroversial tersebut diungkap Dharma Pongrekun dalam sebuah video diskusi dengan dr. Richard Lee pada podcast yang tayang di kanal YouTube pada Sabtu, 27 Januari 2024.

Dalam video tersebut Dharma menyebut Covid-19 merupakan sebuah perencanaan yang digagas Rockefeller Foundation sejak tahun 2010. Dia juga mengeklaim perencanaan ini disimulasikan pada 2015, lalu mulai diterapkan di Indonesia pada 2020. Tujuannya adalah untuk percepatan program digitalisasi

Pernyataan itu sesungguhnya merupakan informasi lawas yang pernah ramai beredar pada Juli 2020. Informasi ini sebelumnya telah dikelompokan sebagai informasi yang keliru. Berdasarkan arsip berita cek fakta Tempo, klaim Covid-19 sebagai hasil konspirasi Rockefeller Foundation merupakan klaim yang tidak memiliki basis bukti dan tidak sesuai fakta.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Rockefeller sendiri telah meninggal pada 20 Maret 2017 pada usia 101 tahun. Sementara pandemi Covid-19 baru terjadi pada penghujung 2019 atau hampir tiga tahun setelah kematiannya. Rockefeller Foundation sendiri adalah yayasan keluarga Rockefeller yang dalam seabad ini, jauh sebelum pandemi Covid-19 terjadi, telah banyak berkontribusi di bidang kesehatan masyarakat dan mendukung pengembangan vaksin.

Selain itu, berdasarkan arsip berita Tempo pada 30 Maret 2020, hasil studi yang dipimpin oleh Kristian Andersen, profesor imunologi dan mikrobiologi di Scripps Research Institute, California, AS, sebenarnya telah membantah rumor bahwa SARS-CoV-2 sengaja dibuat atau produk rekayasa laboratorium. Menurut studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine ini, SARS-CoV-2 adalah buah dari proses evolusi alami.

Dikutip dari USA TODAY, media yang berbasis di Amerika Serikat, klaim COVID-19 merupakan hasil konspirasi Rockefeller Foundation adalah klaim salah yang meminjam skenario dari "Lock Step", yaitu sebuah perencanaan yang menampilkan “skenario masa depan teknologi dan pembangunan Internasional” yang diambil dari laporan Rockefeller Foundation. Dalam laporan tersebut tidak menyebutkan COVID-19, vaksin untuk melawan penyakit tersebut, atau rencana untuk membentuk negara polisi selama pandemi.

Organisasi pemeriksa fakta yang berbasis di Amerika Serikat, Snopes, bahkan mendapati klaim yang mengatakan COVID-19 adalah hasil konspirasi adalah palsu. Dasar klaim yang menggunakan laporan The Rockefeller Foundation berjudul "Scenarios for the Future of Technology and International Development" merupakan pandangan yang salah. Dokumen ini bukan rencana tentang operasi manual untuk membuat virus jenis baru.

Cek Fakta WUSA9, salah satu media yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat juga berpendapat yang sama. Dalam laporannya, dokumen Rockefeller' yang menjadi dasar COVID-19 merupakan hasil konspirasi tidak bisa dibuktikan. Dokumen Rockefeller tidak bisa membuktikan teori bahwa pandemi virus corona direncanakan pada tahun 2010.

Hasil pemeriksaan fakta Tempo, klaim COVID-19 merupakan hasil konspirasi dan sudah direncanakan adalah keliru. Informasi terkait bahkan sebelumnya telah dinyatakan sebagai informasi yang salah.

Dasar klaim COVID-19 merupakan hasil konspirasi sendiri diketahui diambil dari laporan The Rockefeller Foundation berjudul "Scenarios for the Future of Technology and International Development". Dalam laporan tersebut tidak menyebutkan COVID-19 merupakan operasi manual yang sengaja dirancang untuk untuk membuat virus jenis baru.

HATTA MUARABAGJA I  RADEN PUTRI  I  TIM CEK FAKTA TEMPO

Pilihan Editor: Keliru, Covid-19 Merupakan Hasil Konspirasi Rockefeller Foundation

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Kemenko Perekonomian Rayakan HUT ke-58, Airlangga Curhat Hadapi Pandemi dengan Melebarkan Defisit Anggaran

10 menit lalu

Menko Airlangga Hartanto saat konperensi pers terkait perkembangan penyelesaian penanganan PSN Rempang Eco City, di Gedung BP Batam, Jumat, 12 Juli 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Kemenko Perekonomian Rayakan HUT ke-58, Airlangga Curhat Hadapi Pandemi dengan Melebarkan Defisit Anggaran

Kemenko Perekonomian merayakan HUT ke-58. Dalam kesempatan itu, Menko Airlangga mengisahkan upaya yang dihadapi kementerian saat Covid-19.


Respons Bawaslu Jakut soal Dharma-Kun Tak Penuhi Syarat Verifikasi Faktual Kesatu KPU DKI Jakarta

1 jam lalu

Purnawirawan Polri Dharma Pongrekun dan Insinyur Teknik Elektro R. Kun Wardana Abyoto resmi menyerahkan berkas dukungan bakal paslon di Pilkada Jakarta 2024 lewat jalur independen pada Ahad malam, 12 Mei 2024 di Gedung KPU Jakarta. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Respons Bawaslu Jakut soal Dharma-Kun Tak Penuhi Syarat Verifikasi Faktual Kesatu KPU DKI Jakarta

KPU Jakarta mengumumkan bahwa pasangan calon perseorangan Dharma-Kun harus memperbaiki data faktual.


KPU Jakarta Umumkan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Tak Memenuhi Syarat Verifikasi Faktual

14 jam lalu

Anggota KPU DKI Jakarta Astri Megatari dan Dody Wijaya saat jumpa pers usai penutupan pendaftaran bakal calon pasangan independen di Jakarta Senin dinihari. ANTARA/Mario Sofia Nasution
KPU Jakarta Umumkan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Tak Memenuhi Syarat Verifikasi Faktual

KPU Jakarta mengumumkan pasangan calon perseorangan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana harus memperbaiki data faktual.


Covid-19 Varian Baru Mewabah di Australia, Lebih Mudah Menular

4 hari lalu

Pelanggan mengantre di luar apotek Western Sydney untuk membeli alat Tes Antigen Cepat setelah pandemi penyakit coronavirus (COVID-19) di Sydney, Australia, 5 Januari 2022. REUTERS/Jaimi Joy/File Photo
Covid-19 Varian Baru Mewabah di Australia, Lebih Mudah Menular

Covid-19 varian baru melanda Australia. Disebut lebih menular dibandingkan varian sebelumnya.


Joe Biden Positif Covid-19

7 hari lalu

Presiden AS Joe Biden saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ketika melakukan pembicaraan mengenai keamanan regional dan transisi energi ramah lingkungan, di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, AS, 14 November 2023. REUTERS/Leah Millis
Joe Biden Positif Covid-19

Di tengah kegiatannya berkampanye, Joe Biden menemukan dirinya positif Covid-19. Dia sekarang karantina mandiri di rumahnya di Delaware.


Jokowi Restui Kaesang Maju di DKI atau Jateng, Gibran: Dia Bisa Putuskan Sendiri

8 hari lalu

(kiri-kanan) Menantu Jokowi Bobby Nasution, putra bungsu dan sulung Jokowi Kaesang Pangarep, dan Gibran Rakabuming Raka menghadiri debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, 13 April 2019. Mereka tampil kompak dengan kemeja putih. TEMPO/M Taufan Rengganis
Jokowi Restui Kaesang Maju di DKI atau Jateng, Gibran: Dia Bisa Putuskan Sendiri

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan adiknya, Kaesang Pangarep, bisa menentukan sendiri langkah politiknya ke depan


Berangsur Pulih dari Pandemi, Angkasa Pura Catat 36,5 Juta Pergerakan Penumpang Sepanjang Januari-Juni

9 hari lalu

Sejumlah calon penumpang berjalan untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Sekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu 19 April 2023. PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta memprediksi puncak arus mudik lewat bandara Soetta terjadi mulai H-3 atau Rabu (19/4) dengan pergerakan pesawat yang terjadwal mencapai 1.138 penerbangan dengan total penumpang 164.575 hingga H-1 atau Jumat (21/4). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Berangsur Pulih dari Pandemi, Angkasa Pura Catat 36,5 Juta Pergerakan Penumpang Sepanjang Januari-Juni

Rinciannya adalah sebanyak 28,1 juta penumpang rute domestik dan 8,4 juta penumpang rute internasional.


Sri Mulyani Bungkam saat Ditanya Kenaikan Harga Obat di Indonesia

10 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani. TEMPO/Nandito Putra
Sri Mulyani Bungkam saat Ditanya Kenaikan Harga Obat di Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak bersedia menjelaskan harga obat di Indonesia terus meningkat.


Istilah yang Populer Saat Pandemi Covid-19, mulai Anosmia, Long Covid, hingga Komorbid

12 hari lalu

Tenaga medis memeriksa tekanan oksigen kepada pasien Covid-19 di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D Kramat Jati, Jakarta, 8 Juli 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Istilah yang Populer Saat Pandemi Covid-19, mulai Anosmia, Long Covid, hingga Komorbid

Apa itu Anosmia, Long Covid, dan Komorbid yang sangat akrab di telinga pada masa pandemi Covid-19?


Waspada Radang Tenggorokan Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

14 hari lalu

Banyak cara dilakukan orang untuk meringankan radang tenggorokan, seperti berkumur dengan larutan air garam, atau mengonsumsi permen pelega tenggorokan. Namun, langkah itu hanya melegakkan tenggorokan.
Waspada Radang Tenggorokan Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Penting untuk selalu waspada dan jeli terhadap gejala-gejala yang menyertai radang tenggorokan. Bisa jadi gejala penyakit serius.