Targetkan 70 Juta Warga Sudah Divaksin Pada Juli, Jokowi: Agar Kurvanya Turun

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa kondisi kesehatan guru sebelum disuntik vaksin Covid-19 Bio Farma di SDN 023 Pajagalan, Bandung, Rabu, 14 April 2021. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas memeriksa kondisi kesehatan guru sebelum disuntik vaksin Covid-19 Bio Farma di SDN 023 Pajagalan, Bandung, Rabu, 14 April 2021. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menargetkan sudah ada 70 juta warga yang menerima vaksinasi Covid-19 pada Juli. Sehingga, Presiden berharap kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia dapat semakin ditekan.

    "Nanti kurvanya akan keliatan turunya di bulan Juli kalau vaksinasinya bisa mencapai 70 juta orang," kata Presiden dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah 2021 yang digelar secara virtual pada Rabu, 14 April 2021.

    Presiden meminta para kepala daerah agar terus mendukung program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah. Vaksinasi, kata dia, adalah bagian integral dari upaya penanggulangan pandemi, selain Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dan penerapan protokol kesehatan ketat.

    Saat ini, program vaksinasi Covid-19 telah memasuki periode kedua. Setelah periode pertama yang menyasar tenaga kesehatan telah selesai, petugas pelayanan publik, lansia, hingga pedagang pasar menjadi target utama pemerintah selanjutnya dalam vaksinasi ini.

     "Sasarannya (vaksinasi) adalah yang pertama saya kira sudah berulang2, tenaga kesehatan, pelayan publik, para lansia, kemudian lokasi-lokasi interaksi antar masyarakatnya tinggi dan mobilitasnya tinggi," kata Presiden .

    Dengan cara itu, Jokowi berharap pemulihan kesehatan bisa segera Indonesia capai. Kekebalan kelompok atau herd immunity memang menjadi target yang ingin dicapai oleh program vaksinasi ini.

    Baca juga: Jokowi Targetkan Vaksin Merah Putih Diproduksi Akhir Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.