Silaturahmi Ramadan, Ketum PPP Suharso Akan Temui Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suharso Monoarfa tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    Suharso Monoarfa tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa akan bersilaturahmi dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu.

    Pertemuan dua partai akan diselenggarakan di Kantor DPP PKS, Jakarta, pada Rabu sore, 14 April 2021 hingga berbuka puasa.

    Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Al Habsy menyambut baik kunjungan silaturahim DPP PPP terutama dalam suasana Ramadan. "Silaturahim ini kan besar manfaatnya, apalagi dalam suasana Ramadan. Alhamdulillah, PPP sebagai partai Islam yang sudah memiliki kontribusi panjang bagi bangsa bisa bertemu dan bersilaturahim dengan PKS sambil buka bersama, Insya Allah," kata Aboe dalam keterangannya.

    Aboe menyebut, pertemuan PKS-PPP sebagai pertemuan yang akan berlangsung dengan suasana persaudaraan. Sebab, kedua partai sama-sama mengusung jalan Islam Rahmatan lil 'alamin. Politik sebagai manifestasi Islam yang penuh kasih dan sayang.

    "Jalan Islam Rahmatan Lil 'Alamin adalah jalan yang memungkinkan kita berkomunikasi dan bekerjasama dengan siapa saja. Apalagi bagi PKS dan PPP yang sama-sama menjadikan Islam sebagai inspirasi kebangsaan," tutur dia.

    Aboe menyebut dalam pertemuan nanti, kedua partai akan membahas kontribusi nyata bagi bangsa yang masih mengalami berbagai kesulitan di situasi pandemi dan banyaknya bencana. "Semangat melayani bisa dilakukan semua elemen bangsa termasuk PKS dan PPP," kata dia.

    FRISKI RIANA

    Baca: PKS Sebut Pemerintahan Jokowi Tak Konsisten soal Kemenristek - Kemendikbud


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.