Polri Jelaskan 12 Terduga Teroris di Jakarta Tak Terafiliasi Jaringan JAD dan JI

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu kerabat terduga teroris (kedua kiri )diamankan petugas kepolisian saat penggerebekan di kawasan Condet, Jakarta, Senin, 29 Maret 2021. ANTARA/Dasroz

    Salah satu kerabat terduga teroris (kedua kiri )diamankan petugas kepolisian saat penggerebekan di kawasan Condet, Jakarta, Senin, 29 Maret 2021. ANTARA/Dasroz

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan menyebut, 12 terduga teroris yang ditangkap di wilayah DKI Jakarta dan sekitar, tidak terafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) atau Jamaah Islamiyah (JI).

    "Jadi, kedua belas tersangka teroris adalah satu kelompok. Tapi belum terafiliasi dengan kelompok terorisme JAD maupun JI," ucap Ramadan di kantornya, Jakarta Selatan, pada 9 April 2021.

    Adapun untuk nama kelompok atas 12 orang tersebut juga tak diketahui. Penangkapan terhadap belasan terduga teroris itu dilakukan karena diduga terlibat dalam perencanaan aksi teror.

    "Perbuatannya, tindakannya, memenuhi unsur-unsur di tindak pidana terorisme," ujar Ramadan.

    Ke-12 terduga teroris tersebut berinisial HH, ZA, AJ, BS, WJ, NAA, AN, DK, AK, AP, NF dan W. Dari belasan orang itu, empat diantaranya masih berstatus buron.

    Baca juga: Terduga Teroris yang Sempat Buron Ditangkap Setelah Dilaporkan Orang Tua

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.