Jokowi Dikabarkan akan Bentuk Kementerian Investasi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tangkapan layar suasana peresmian Bandara Buntu Kunik di Tana Toraja, Sulawesi Selatan yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kamis 18 Maret 2021. ANTARA Foto/ Suriani Mappong

    Tangkapan layar suasana peresmian Bandara Buntu Kunik di Tana Toraja, Sulawesi Selatan yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kamis 18 Maret 2021. ANTARA Foto/ Suriani Mappong

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan akan membentuk Kementerian Investasi.

    Rencana pembentukan kementerian baru ini tertuang dalam surat yang dikirimkan oleh Presiden Jokowi kepada pimpinan DPR pada akhir Maret 2021. 

    Sumber Tempo mengatakan ada dua poin utama dalam surat tersebut. Pertama, rencana Presiden untuk menjadikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi lembaga sendiri.

    Sumber ini mengatakan Pemerintah akan memindahkan tugas Kementerian Riset dan Teknologi di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Selain itu dalam rangka memaksimalkan UU Cipta Kerja, pemerintah akan membentuk Kementerian Investasi," kata sumber ini.

    Berdasarkan Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, DPR punya waktu tujuh hari kerja untuk membalas surat tersebut. Jika tidak, maka akan dianggap setuju.

    Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin membenarkan surat yang dikirim Presiden Jokowi soal Kementerian Investasi ini. "Iya suratnya 30 Maret," kata Azis, Rabu, 7 April 2021. Ia juga membenarkan rencana pembentukan Kementerian Investasi.

    Baca juga: Ini Alasan Luhut Yakin Target Investasi Rp 900 T Bisa Tercapai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto