Pemprov Jabar Keluarkan Izin Sekolah Tatap Muka untuk 2.800 SMA-SMK

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Murid sekolah dasar saat mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka hari pertama di SDN Kenari 08 pagi, Jakarta, Rabu, 7 April 2021. Pemerintah Provinsi DKI melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 100 sekolah mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Skema yang akan diterapkan adalah pembelajaran  tatap muka secara bergantian di dalam ruangan maksimum 50 persen dari kapasitas ruangan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Murid sekolah dasar saat mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka hari pertama di SDN Kenari 08 pagi, Jakarta, Rabu, 7 April 2021. Pemerintah Provinsi DKI melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 100 sekolah mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Skema yang akan diterapkan adalah pembelajaran tatap muka secara bergantian di dalam ruangan maksimum 50 persen dari kapasitas ruangan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat segera memberikan izin pembelajaran atau sekolah tatap muka untuk 2.800 sekolah menengah atas sederajat pada Juli 2021. Meski sudah disiapkan izin, namun sekolah diminta menerapkan protokol kesehatan ketat sebagai upaya mencegah klaster baru.

    Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi Supandi, memberikan dua opsi  soal kegiatan belajar, yakni sekolah tatap muka atau tetap pembelajaran jarak jauh (PJJ). "Hal tersebut diserahkan pada orang tua siswa," ujar Dedi, Rabu, 7 April 2021. 

    Ia menjelaskan dari 4.996 sekolah tingkat atas di Jabar, secara bertahap mulai mengajukan untuk sekolah tatap muka pada Juli 2021. Masing-masing sekolah yang telah mengajukan sedang menyiapkan sarana, seperti masker dan tempat cuci tangan.

    Pemprov Jawa Barat menyatakan sekolah wajib menyiapkan tempat isolasi dan pemeriksaan kesehatan untuk siswa. Tujuannya sebagai langkah antisipasi ketika ditemukan siswa yang menunjukkan gejala Covid-19.

    "Ketika ada siswa atau tenaga pengajar yang bergejala dapat ditangani sementara di sekolah sambil menunggu tenaga medis datang," tutur Dedi. 

    Meski demikian, tak menutup kemungkinan sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM) akan disetop jika ditemukan kasus penularan. "Kita akan evaluasi kembali izin PTM kalau ditemukan kasus ketika tatap muka kembali digelar," ujar Kepala Dinas Pendidikan Jabar.

    Baca juga: Perhimpunan Guru Temukan Pelanggaran Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.