Kejaksaan Agung Sebar Tim untuk Buru Aset Tersangka Kasus Asabri

Reporter

Jaksa penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung menetapkan delapan tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), Senin, 1 Februari 2021. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyebut dugaan kasus korupsi Asabri ini merugikan keuangan negara sebesar Rp23,7 triliun. ANTARA/ HO-Humas Kejagung

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan telah menyebar tiga hingga empat tim jaksa untuk memburu aset para tersangka di kasus Asabri.

"Malam ini kami berangkatkan ada sekitar 20 orang jaksa," kata Febrie mengutip Antara, Senin malam. Ia menuturkan tim jaksa tersebut disebar ke sejumlah wilayah, seperti di Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Kalimantan.

Febrie menyatakan salah satu tujuan tim jaksa ke Kalimantan ialah melakukan pengecekan soal kepemilikan asal usul pusat perbelanjaan matahari di daerah Pontianak yang disebut terkait grup atau keluarga Benny Tjokrosaputro (Benny Tjokro).

Tim jaksa pemburu juga akan yang berangkat ke wilayah Mempawah, Kalimantan Barat untuk mengidentifikasi tanah milik tersangka Benny Tjokro. Tanah itu diperkirakan luasnya mencapai 1.000 hektare yang orientasinya untuk pengembangan perumahan.

Tim Kejaksaan Agung berikutnya bergerak menuju wilayah Boyolali, Solo dan Semarang sampai Jawa Barat untuk mengejar aset para tersangka. Ihwal apakah tugas tim untuk menggeledah atau menyita aset tersangka, Febrie menyatakan, ada banyak kepentingan yang dilakukan oleh tim jaksa.

"Banyak kepentingannya, seperti di daerah Jawa, ada Semarang dan Boyolali itu mungkin ada tindakan penyitaan," ujar Febrie.

Ia menegaskan tim jaksa yang diturunkan ke sejumlah wilayah dalam rangka mencari aset yang diduga berhubungan dengan Benny Tjokro. Jaksa akan memastikan aset-aset tersebut benar milik tersangka karena kendala yang dihadapi jarang sekali aset para tersangka menggunakan namanya, tetapi mengatas namakan orang lain. "Ini yang membuat kita kesulitan dan harus berhati-hati untuk kepastiannya," kata Febrie.

Tim jaksa penyidik telah menyita sejumlah aset milik para tersangka mulai dari bangunan, apartemen, tambah nikel, mobil mewah, kapal hingga barang-barang berharga lainnya, termasuk aset yang ada di luar negeri seperti Singapura.

Tetapi, aset yang sudah tersita belum menutupi setengah dari kerugian negara yang timbulkan oleh kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan investasi oleh PT Asabri.

Disebutkan total kerugian negara di kasus Asabri mencapai Rp23,73 triliun hasil audit awal. "Tim jaksa masih bekerja keras bagaimana caranya bisa mengembalikan kerugian negara," tutur Febrie.

Baca juga: Kasus Asabri: Tanah Benny Tjokro untuk Lapangan Golf Kena Sita Kejagung






Alasan Bappebti Sebut Kripto Masih Prospektif Meski Transaksi Anjlok 56,35 Persen

1 jam lalu

Alasan Bappebti Sebut Kripto Masih Prospektif Meski Transaksi Anjlok 56,35 Persen

Nilai transaksi perdagangan kripto sepanjang Januari-Agustus 2022 tercatat turun 56,35 persen dibandingkan tahun lalu.


Semester I 2022, BPK Sebut Ada 9.158 Temuan Senilai Rp 18,37 T

2 jam lalu

Semester I 2022, BPK Sebut Ada 9.158 Temuan Senilai Rp 18,37 T

Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK mengungkap 9.158 temuan yang memuat 15.674 permasalahan senilai Rp18,37 triliun pada semester I/2022.


Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

3 jam lalu

Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

Terdapat enam box plastik yang diserahkan di Kejasaan Agung. Barang bukti itu, kata dia, diverifikasi sebagai daftar berkas perkara Ferdy Sambo cs.


Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

15 jam lalu

Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

KPK menyebut sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E


Dugaan Kriminalisasi Anies Baswedan, Forum Advokat Indonesia Desak Dewas KPK Periksa Firli Bahuri

1 hari lalu

Dugaan Kriminalisasi Anies Baswedan, Forum Advokat Indonesia Desak Dewas KPK Periksa Firli Bahuri

Gaduh dugaan kriminalisasi Anies Baswedan, KPK menyayangkan penanganan kasus korupsi Formula E diseret-seret dalam kepentingan politik.


Mantan Perdana Menteri Boyko Borissov Maju Lagi di Pemilu Bulgaria

1 hari lalu

Mantan Perdana Menteri Boyko Borissov Maju Lagi di Pemilu Bulgaria

Partai GERB milik mantan Perdana Menteri Boyko Borissov maju dalam pemilu hari Minggu kemarin. GERB diprediksi menang tipis


Kejagung Koordinasi Jaminan Keamanan JPU dengan Polri dalam Penuntasan Kasus Ferdy Sambo

1 hari lalu

Kejagung Koordinasi Jaminan Keamanan JPU dengan Polri dalam Penuntasan Kasus Ferdy Sambo

Kejaksaan Agung berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan jaminan keamanan jaksa yang menutaskan berkas Ferdy Sambo


Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

2 hari lalu

Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

Kejaksaan Agung menyebut penahanan Putri Candrawathi ini dilakukan untuk menghindari tersangka menghilangkan barang bukti.


Penahanan Produk Hortikultura, Stranas Pencegahan Korupsi Minta Pemerintah Review Regulasi Importasi

2 hari lalu

Penahanan Produk Hortikultura, Stranas Pencegahan Korupsi Minta Pemerintah Review Regulasi Importasi

Stranas Pencegahan Korupsi merekomendasikan pemerintah untuk melakukan review terhadap regulasi yang abu-abu soal imporasi produk hortikultura.


Kejaksaan Agung akan Limpahkan Perkara Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jakarta Selatan

3 hari lalu

Kejaksaan Agung akan Limpahkan Perkara Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jakarta Selatan

Jaksa akan menggabungkan dua perkara Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J dan kasus obstruction of justice.