Yasonna Laoly Menyebut Muchtar Pakpahan Kawan Seperjuangan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua kandidat calon pimpinan KPK Bambang Widjojanto (kanan) dan Mochtar Pakpahan (tengah) serta politikus Permadi menyampaikan visi dan misi dalam debat calon ketua KPK di Gado-gado Cemara, Jakarta, Kamis (15/7). Serial debat calon ketua KPK tersebut digelar untuk mengetahui visi-misi masing-masing kandidat dalam upaya pemberantasan dan pencegahan kasus korupsi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Dua kandidat calon pimpinan KPK Bambang Widjojanto (kanan) dan Mochtar Pakpahan (tengah) serta politikus Permadi menyampaikan visi dan misi dalam debat calon ketua KPK di Gado-gado Cemara, Jakarta, Kamis (15/7). Serial debat calon ketua KPK tersebut digelar untuk mengetahui visi-misi masing-masing kandidat dalam upaya pemberantasan dan pencegahan kasus korupsi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly merasa sangat berduka atas meninggalnya tokoh buruh Muchtar Pakpahan. Almarhum juga merupakan dosen di sejumlah universitas di Tanah Air sekaligus sahabat dekat Yasonna.

    "Baru saja saya melayat ke Rumah Duka RSPAD. Saya sedih melihat teman seperjuangan saya sudah terbujur kaku," kata dia di Jakarta, Senin, 22 Maret 2021.

    Menurut Yasonna, Muchtar Pakpahan tidak hanya sebagai teman biasa yang dikenal sejak duduk di bangku kuliah. Namun, hubungan keduanya terbilang cukup erat karena pernah merasakan satu kosan sewaktu kuliah.

    Bahkan, keduanya pernah membentuk lembaga bantuan hukum Universitas HKBP Nommensen dan bersama-sama pula membuka Kantor Hukum Partisipatio. "Tak terasa air mata saya menetes mengenang masa lalu yang kami alami bersama," ujar Yasonna Laoly.

    Muchtar Pakpahan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Semanggi pada Minggu malam, 21 Maret 2021. Ia adalah tokoh buruh yang mendirikan serikat buruh independen pertama di Indonesia.

    Yasonna berujar bersahabat dengan Muchtar sejak menimba ilmu di Universitas Sumatera Utara dan juga sama-sama menjadi dosen di fakultas hukum kampus tersebut.

    "Selamat jalan Bung Muchtar Pakpahan, semoga api semangatmu memperjuangkan nasib buruh tetap menyala di kalangan generasi muda. Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa pulih dari duka ini," kata Yasonna.

    Baca Juga: Tokoh Buruh Muchtar Pakpahan Wafat: Melawan Soeharto hingga Bikin Partai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.