Vaksin Covid-19 untuk Wartawan, Masyarakat Pers Apresiasi Pemerintah

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wartawan disuntik vaksin COVID-19 di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 Februari 2021. Sebanyak 5.500 awak media di Jakarta akan menerima vaksin COVID-19 secara bertahap. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Seorang wartawan disuntik vaksin COVID-19 di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 Februari 2021. Sebanyak 5.500 awak media di Jakarta akan menerima vaksin COVID-19 secara bertahap. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat pers Indonesia mengapresiasi Pemerintah atas vaksinasi Covid-19 kepada para wartawan.

    Masyarakat pers menyatakan Vaksinasi Covid-19 sangat diperlukan wartawan karena harus melakukan peliputan di masa pandemi ini.

    Pernyataan tersebut disampaikan antara lain oleh Dewan Pers, PWI, Forum Pemred, dan IJTI.

    “Industri pers tidak bisa hibernasi meski situasi segenting apapun, dan malah harus bekerja lebih keras," kata keterangan pers bersama yang Tempo terima pada Sabtu malam, 20 Maret 2021 itu.

    Masyarakat pers menuturkan, publik memerlukan informasi yang akurat dan memadai dalam menghadapi kesulitan pada masa pandemi Covid-19. Informasi yang memadai juga diperlukan oleh pemerintah dari daerah hingga pusat, termasuk kebijakan yang berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19.

    BacaMenkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Terkendala Keterbatasan Stok

    Vaksinasi Covid-19 terhadap wartawan digelar beberapa tahap. Tahap pertama berlangsung 25-27 Februari 2021 di Hall Basket Ball  Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

    Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh, dan sejumlah pihak lain menghadiri pembukaan vaksinasi tersebut.

    Setidaknya 5.500 wartawan terdaftar sebagai penerima vaksin. Dari jumlah itu, 5.200 orang hadir di GBK untuk menerima suntikan vaksin dosis pertama.

    Selanjutnya, suntikan dosis kedua dilakukan pada 16-17 Maret 2021 terhadap 5.025 wartawan di tempat yang sama.

    “Beberapa orang yang tidak datang pada suntikan dosis kedua itu mengikuti vaksinasi di sejumlah pusat kesehatan masyarakat. Ada yang berhalangan dan beberapa wartawan senior mengikuti jadwal yang sudah diatur secara khusus.”

    Selain di GBK, vaksinasi Covid-19 terhadap wartawan juga akan digelar di Balai Kota DKI Jakarta. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, sekitar 4.000 wartawan dari berbagai asosiasi wartawan akan menerima suntikan pertama vaksin pada pekan keempat Maret 2021.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Dinkes DKI atas segala upaya baik dan atas terselenggaranya proses vaksin Covid-19 tahap kedua ini,” tulis masyarakat pers. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.