Menkes Sebut Vaksinasi Covid-19 Terkendala Keterbatasan Stok

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengecek vaksinasi di Lippo Mall Puri, Jakarta, Selasa, 9 Maret 2021. Tempo/Hendartyo Hanggi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin mengakui hingga saat ini program vaksinasi Covid-19 belum mencapai target yang ditentukan Presiden Joko Widodo. Alasannya, ada keterbatasan stok vaksin Covid-19.

Jokowi menginginkan sejuta suntikan vaksin dalam sehari. Sementara, Budi menyebutkan, pada Maret dan April mendatang, vaksin yang tersedia sekitar 10 juta dosis, sehingga hanya bisa 300 ribu sampai 500 ribu per hari.

"Masalahnya bukan di kemampuan vaksinasi, masalah di produksi vaksinnya. Kan kita baru bisa dapat 426 juta dosis dalam 15 bulan. Sekarang kita lagi berusaha supaya dipercepat sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” kata Budi Gunadi dalam dialog yang digelar Kagama UGM bertajuk “Aku Siap Divaksin” secara daring, Ahad, 14 Maret 2021.

Hingga Juni mendatang, kata Budi, ada 40 juta orang yang ditargetkan bisa disuntik vaksin Covdi-19. Sebab stok vaksin hanya 80-90 juta dosis.

Ia menyebut target sejuta sehari baru bisa dilakukan pada Juni 2021. Sebab, ujar dia, suplai vaksin juga masih belum memadai untuk saat ini.

"Juni-Juli baru bisa sejuta karena ketersediaan vaksinnya di Juni-Juli bisa 25 juta sebulan. Kalau sejuta sehari kan 30 juta sebulan, kita tidak ada vaksinasi sebanyak itu saat ini," kata Budi.

Pemerintah menargetkan 60-70 persen rakyat atau sebanyak 181,5 juta penduduk Indonesia menjalani vaksinasi Covid-19. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut ditambah dengan cadangan, pemerintah akan mendatangkan 426 juta dosis vaksin Covid-19. Adapun 90 juta dosis vaksin tiba periode Januari-Juni 2021, sementara sisanya baru tiba periode Juli-Desember 2021.

Baca juga: Menkes Budi Gunadi Sebut Tak Ada Pandemi yang Selesai dalam Setahun






Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

4 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

5 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

5 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

5 hari lalu

Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

Kementerian Kesehatan meluncurkan laboratorium jejaring OIC CoE untuk mendukung tercapainya tujuan kemandirian produksi vaksin.


Menkes Budi Gunadi Ajak Negara Lain dalam Upaya Hilangkan TBC 2030

6 hari lalu

Menkes Budi Gunadi Ajak Negara Lain dalam Upaya Hilangkan TBC 2030

Menkes Budi Gunadin Sadikin berupaya menggandeng seluruh negara untuk menanggulangi penyakit TBC.


Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

11 hari lalu

Pentingnya Vaksinasi Covid-19 di tengah Peluang Endemi

Salah satu dari enam rekomendasi WHO untuk menuju endemi di dunia adalah cakupan vaksinasi Covid-19 100 persen, khususnya pada lansia dan nakes.


Siapa Saja yang Wajib Diberikan Vaksin Hepatitis A dan B?

11 hari lalu

Siapa Saja yang Wajib Diberikan Vaksin Hepatitis A dan B?

Vaksinasi adalah cara yang tepat untuk mencegah penyebaran hepatitis. Berikut beberapa orang yang wajib menerima vaksin hepatitis A dan hepatitis B.


Pemberian Vaksin PMK Di Jawa Barat Capai 170 Ribu Dosis

14 hari lalu

Pemberian Vaksin PMK Di Jawa Barat Capai 170 Ribu Dosis

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat meny atakan sudah 80-90 ribu hewan ternak menerima penyuntikan vaksin PMK dua dosis.


KIPI usai Divaksin Cacar Monyet, Begini Kata Satgas

17 hari lalu

KIPI usai Divaksin Cacar Monyet, Begini Kata Satgas

Ketua Satgas mengungkapkan kemungkinan munculnya KIPI usai divaksin cacar monyet, salah satunya nyeri saat disuntik.


Wamen BUMN: Vaksin IndoVac untuk Booster

18 hari lalu

Wamen BUMN: Vaksin IndoVac untuk Booster

Vaksin IndoVac saat ini masih menunggu hasil uji klinis fase 3.