Listyo Sigit hingga Ahok Kirim Karangan Bunga ke Rumah Duka Anton Medan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anton Medan memberi motivasi kepada ratusan warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Serang, Banten, Jumat 31 Januari 2020. Mantan narapidana yang kini menjadi penceramah itu datang untuk berbagi cerita pengalamannya dan mengajak para warga binaan untuk meninggalkan jejak yang kelam menjadi warga yang baik. ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki

    Anton Medan memberi motivasi kepada ratusan warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Serang, Banten, Jumat 31 Januari 2020. Mantan narapidana yang kini menjadi penceramah itu datang untuk berbagi cerita pengalamannya dan mengajak para warga binaan untuk meninggalkan jejak yang kelam menjadi warga yang baik. ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki

    TEMPO.CO, JakartaRumah duka almarhum Ramdhan Effendi alias Anton Medan di Kompleks Pesantren At-Taibin, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibanjiri karangan bunga, Selasa, 16 Maret 2021.

    Karangan bunga mulai berdatangan sejak Senin (15/3) malam, beberapa di antaranya yaitu dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, hingga Bupati Bogor Ade Yasin.

    Meski jenazah almarhum sudah dikebumikan pada pukul 09.30 WIB, tapi hingga Selasa siang para kerabat masih nampak mendatangi rumah duka.

    Pemilik nama Tionghoa Tan Hok Liang itu dikebumikan di makam seluas 4x4 meter dengan atap tiga tingkat berwarna hijau tua. Makam yang telah ia siapkan sejak tahun 2005 itu tempatnya berdampingan dengan Masjid Tan Kok Liong.

    Putra keenam Anton Medan, Delly Viki Ramdani menyebutkan bahwa ayahnya berharap selalu mendapatkan doa dari para santrinya ketika jenazahnya dikebumikan di lingkungan pesantren.

    "Alasannya kalau elu-elu pada engga doain gua, gua punya santri yang doain," ujar Delly menirukan pesan almarhum.

    Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) itu wafat di usia ke-63 dalam kondisi menderita penyakit diabetes. Anton Medan wafat sekitar pukul 14.30 WIB di kediamannya.

    Delly menyebutkan bahwa ayahnya sempat terjatuh dari tempat tidur beberapa hari terakhir yang membuat kondisi tubuh Anton Medan menjadi terpuruk.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.