Hari Nyepi, Jokowi Ajak Masyarakat Luruhkan Dendam dan Amarah

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menghadiri perayaan Dharmasanti Hari Raya Nyepi Tahu Baru Saka 1939 di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, 22 April 2017. Tempo/Amirullah

    Presiden Jokowi menghadiri perayaan Dharmasanti Hari Raya Nyepi Tahu Baru Saka 1939 di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, 22 April 2017. Tempo/Amirullah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi kepada seluruh Umat Hindu yang merayakannya di Tanah Air. 

    Presiden mengajak masyarakat untuk memaknai Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943 dengan  introspeksi diri dan membersihkan jiwa dari segala perilaku yang tidak baik.

    "Dalam hening dan sepi, kita menyelam ke lubuk hati, merenungkan karunia hidup dari Sang Pencipta. Maka meluruhlah amarah, dendam, dan rasa dengki," ujar Jokowi lewat akun Instagram @jokowi, Ahad, 14 Maret 2021.

    Hari Raya Nyepi menurut Kepala Negara juga merupakan sarana untuk kembali membangun optimisme dan semangat dalam membangun bangsa. "Dan kita pun bangkit dengan penuh semangat dan optimisme," tuturnya.

    Saat Nyepi, agenda Jokowi hanya tercatat intern sebagaimana disampaikan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Ahad, 14 Maret 2021.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto