Polisi Sebut Kelompok Bersenjata Papua Sandera Pilot dan Penumpang Susi Air

Reporter

Pesawat Trigana dan Susi Air, di bandara Mulia, kabupaten Puncak Jaya, 14/10). ANTARA/Marcelinus Kelen

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pilot pesawat Susi Air PK BVY dan tiga penumpang diduga disandera oleh kelompok bersenjata di Bandar Udara Kabupaten Puncak, Papua, pada  12 Maret 2021. 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal mengatakan empat sandera telah dibebaskan. "Kondisi sehat dan tidak mendapatkan penganiayaan serta barang barang tidak dirampas," ucap Kamal melalui keterangan tertulis, Sabtu, 12 Maret 2021. 

Menurut Kamal, kejadian itu berawal ketika pesawat Susi Air PK BVY take off dari UPBU Bandara Moses Kilangin Timika menuju Lapangan Terbang Wangbe. Saat landing, kelompok bersenjata menyergap dan menahan pilot dan tiga orang penumpang. Kamal berujar ada sekitar 30 orang bersenjata yang melakukan penyanderaan. 

Setelah dua jam disandera, seorang penumpang kemudian berinisiatif melakukan negosiasi. "Akhirnya pilot dan penumpang diperbolehkan take off kembali ke Timika," kata Kamal. 

Dari keterangan pilot, kelompok bersenjata saat itu membawa dua pucuk senjata laras panjang. Pilot tersebut juga sempat ditodong senjata. Meski begitu, pilot dan tiga penumpang berhasil dilepaskan dan kembali dengan selamat. 

ANDITA RAHMA

Baca Juga: Lima Penyerangan Kelompok Bersenjata di Papua Setahun Terakhir






Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

6 jam lalu

Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

Tokoh Agama Papua meminta Gubernur Lukas Enembe mendatangi KPK untuk memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.


Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

20 jam lalu

Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

Tokoh Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua itu meminta masyarakat tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun dalam kasus Lukas Enembe.


KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

1 hari lalu

KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

1.800 personel polisi disiagakan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat setelah KPK mengeluarkan panggilan kedua ke Lukas Enembe


Polisi Tangkap Tersangka Pemasok Senjata dan Amunisi KKB di Timika

1 hari lalu

Polisi Tangkap Tersangka Pemasok Senjata dan Amunisi KKB di Timika

Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2022 kembali mengungkap jaringan pemasok senjata dan amunisi KKB Intan Jaya di Mimika.


Satu Korban Mutilasi oleh Anggota TNI di Papua Ternyata Masih Anak di bawah Umur

2 hari lalu

Satu Korban Mutilasi oleh Anggota TNI di Papua Ternyata Masih Anak di bawah Umur

KontraS mengatakan, tuduhan aparat yang mengatakan empat korban mutilasi di Papua terlibat gerakan separatis tidak terbukti.


Polisi Islandia Tangkap 4 Terduga Aksi Teror

2 hari lalu

Polisi Islandia Tangkap 4 Terduga Aksi Teror

Kasus penangkapan perihal teroris ini disebut sebagai yang pertama terjadi di pulau kecil Eropa utara ini.


OPM Sebut Tembak Mati 2 Prajurit TNI di Intan Jaya, Kapendam Cendrawasih: Hoaks

4 hari lalu

OPM Sebut Tembak Mati 2 Prajurit TNI di Intan Jaya, Kapendam Cendrawasih: Hoaks

TNI membantah klaim OPM soal dua tentara yang tewas ditembak di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Kapendam Cendrawasih sebut kabar itu hoaks.


KPK Jadwalkan Pemeriksaan Lukas Enembe Senin, 26 September 2022

4 hari lalu

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Lukas Enembe Senin, 26 September 2022

KPK telah melayangkan surat panggilan kedua untuk Gubernur Papua Lukas Enembe. Pemeriksaan Lukas akan dilakukan pada pekan depan, 26 September 2022.


Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

4 hari lalu

Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

Mabes Polri saat berupaya maksimal mengamankan kegiatan Presidensi G20 di Bali pada 7-17 November 2022.


Begini Kronologi Pelanggaran HAM Berat Kasus Paniai Versi Dakwaan Kejagung

4 hari lalu

Begini Kronologi Pelanggaran HAM Berat Kasus Paniai Versi Dakwaan Kejagung

Empat orang tewas dalam kasus Paniai. Bermula dari cekcok antara anggota TNI dan warga.