Novel Baswedan Dilaporkan ke Polisi Soal Cuitan tentang Maaher, KPK: Kami Bantu

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto di Gedung Pidana Khusus Kejaksaan Agung pada Kamis, 19 November 2020. Tempo/Andita Rahma

    Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto di Gedung Pidana Khusus Kejaksaan Agung pada Kamis, 19 November 2020. Tempo/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan akan membantu Novel Baswedan yang dilaporkan ke polisi karena cuitan soal ustad Maaher At-Thuwailibi. "Novel adalah anggota saya, saya wajib membantu," kata Karyoto di kantornya, Jakarta, Senin, 15 Februari 2021.

    Karyoto mengatakan melaporkan seseorang ke polisi memang sah saja. Namun, Karyoto mengatakan akan memantau bahwa polisi merespon laporan itu dengan baik.

    Perwira polisi berpangkat Inspektur Jenderal ini mengatakan akan mencari jalan keluar atas pelaporan ini. Dia mengatakan pelaporan itu tak membuat hubungan KPK dan polri memburuk. "Kalau mungkin bisa dicarikan jalan keluar terbaik saya akan support," kata dia.

    Sebelumnya, Novel Baswedan dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan ujaran provokasi dan hoaks di media sosial oleh DPP Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Mitra Kamtibmas (PPMK). Pelaporan dilakukan atas cuitan Novel mengenai kematian ustad Maheer di Rutan Bareskrim Polri.

    Baca: Cuitannya Dipolisikan, Novel Baswedan: Yang Saya Sampaikan Itu Adalah Kepedulian


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?