Rival Orient Riwu Kore di Pilkada Sabu Raijua Minta Mendagri Tunda Pelantikan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Status dalam database Sistem Kependudukan (Simduk) terdata tahun 1997, Orient P. Riwu Kore masih sebagai WNI dengan alamat Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dok.KPU

    Status dalam database Sistem Kependudukan (Simduk) terdata tahun 1997, Orient P. Riwu Kore masih sebagai WNI dengan alamat Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dok.KPU

    TEMPO.CO, JakartaNikodemus N. Rihi Heke dan Yohanis Yly Kale, pasangan calon urut nomor 1 di Pilkada Kabupaten Sabu Raijua, meminta Kementerian Dalam Negeri menunda pelantikan lawannya, Orient Riwu Kore.

    "Menyerahkan surat permohonan penundaan untuk pelantikan Bupati Sabu Raijua terpilih yang WNA itu," kata Adhitya Nasution, selaku kuasa hukum Nikodemus dan Yohanis Yly, dalam pernyataannya, di Jakarta, Selasa, 9 Februari 2021.

    Baca juga: Ini Alasan Menteri Yasonna Cabut Status WNI Orien Riwu Kore

    Dalam suratnya, Mereka meminta Mendagri agar mengeluarkan surat penundaan pelantikan terhadap Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Sabu Raijua.

    ADVERTISEMENT

    Menurut dia, Kemendagri harus membatalkan pelantikan karena jika tetap dilakukan, bisa saja wakil bupati yang menggantikan. "Jadi, yang lebih elok adalah membatalkan penetapan paslon bupati dan wakil bupati terpilih karena jelas-jelas sudah melakukan kecurangan dari awal," katanya.

    Adhitya mengingatkan hasil suara yang didapat dalam pilkada adalah untuk calon bupati dan wakil bupati. Maka tidak tepat jika kemudian dilantik bupati lalu diberhentikan dan wakilnya diangkat sebagai bupati.

    Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sabu Raijua mengungkapkan Orient Riwu Kore memiliki status kewarganegaraan Amerika Serikat. Kementerian Hukum dan HAM pun akan mencabut status kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua terpilih ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.