Wapres Ma'ruf Amin Berduka Atas Wafatnya KH Attabik Ali

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan pidato sambutan dalam acara Pengenalan Kampus Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Jakarta, Senin, 31 Agustus 2020. Kredit: Asdep KIP Setwapres

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan pidato sambutan dalam acara Pengenalan Kampus Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Jakarta, Senin, 31 Agustus 2020. Kredit: Asdep KIP Setwapres

    TEMPO.CO. Jakarta - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengucapkan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Attabik Ali, pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, pada Sabtu, 6 Februari 2021. Kiai sepuh itu meninggal di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta akibat terpapar Covid-19.

    “Bagi KH Ma’ruf Amin, KH Attabik Ali adalah sahabat lama,” ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi lewat keterangan tertulis, Ahad, 7 Februari 20201.

    Masduki menyebut pada 14 Oktober 2018, Ma’ruf Amin bersama istrinya sempat mengunjungi Pesantren Krapyak Yogyakarta. Saat itu, KH Attabik Ali terbaring sakit karena menderita stroke.

    “Wapres juga mengenal baik ayah KH Attabik Ali, KH Ali Maksum, yang pernah menjadi Rais Aam Nahdlatul Ulama, seperti halnya KH Ma’ruf Amin,” ujar Masduki.

    KH Ali Maksum dikenal sebagai pembaharu pendidikan pesantren di kalangan Nahdlatul Ulama, sementara KH Attabik Ali sebagai putra sulungnya adalah penerus modernisasi pesantren.

    "Wapres (Ma'ruf Amin) memanjatkan doa, semoga KH Attabik Ali mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," tuturnya.

    Baca juga: Wapres Sebut Praktik Pasar Muamalah Tak Sesuai Prinsip Ekonomi Syariah Indonesia

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.