Jelang Fit and Proper Test, Listyo Sigit Sowan ke Ketua Parpol dan 5 Eks Kapolri

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin, 7 September 2020. Sebagai calon tunggal Kapolri, selanjutnya Listyo akan diuji kepatutan dan kelayakan di DPR. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin, 7 September 2020. Sebagai calon tunggal Kapolri, selanjutnya Listyo akan diuji kepatutan dan kelayakan di DPR. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Kapolri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui sejumlah pimpinan parpol dan mantan Kapolri sebelum pelaksanaan fit and proper test yang digelar hari ini Rabu 20 Januari 2021 pukul 10.00 WIB. Salah satu pimpinan yang disambangi adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY.

    "Pertama, itu kunjungan atas inisiatif calon Kapolri dan kami Partai Demokrat memberi apresiasi dan menghargai serta menerimanya di kantor DPP Partai Demokrat," kata Anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Benny Kabur Harman, Selasa, 19 Januari 2021.

    Benny mengatakan, partainya menganggap inisiatif pertemuan AHY dan Listyo Sigit sebagai langkah baru dalam membangun komunikasi dengan pimpinan partai politik, terutama dengan Demokrat. Dia menilai hal itu wajar saja. "Karena Kapolri menurut kami haruslah menjadi Kapolri untuk semua golongan, semua partai, dan semua kelompok," ujar Benny.

    Dalam pertemuan kemarin, kata Benny, AHY menyampaikan pesan dan usul agar institusi Polri benar-benar dijaga sebaga pilar utama dalam penegakan hukum, keadilan, dan nilai-nilai demokrasi serta kebhinekaan.

    Politikus Demokrat yang juga anggota Komisi III DPR, Hinca Pandjaitan mengatakan baru sekali ini calon Kapolri menemui ketua umum partai politik. Ia menyebut Sigit pun tentu menemui ketua umum partai lain, meski tak tahu secara rinci. "Seingat saya belum ada calon Kapolri menemui ketum partai secara khusus," ujar Hinca.

    Baca: Listyo Sigit Prabowo Jadi Calon Kapolri, Ini Pesan Tito Karnavian

    Tak hanya Demokrat, Listyo juga telah berkomunikasi dengan Ketua Umum PPP Suharsi Monoarfa. Anggota Komisi III DPR Fraksi PPP Arsul Sani menyebut sudah menjadi hal lazim calon Kapolri meminta masukan dari para ketua umum partai yang memiliki fraksi di DPR.

    "Dari dulu juga seperti itu, karena selain dari Komisi tiga, biasanya calon juga meminta masukkan dari para ketua umum parpol yang punya fraksi di DPR. Jadi itu bukan Pak Sigit saja," kata Arsul ketika dihubungi, Selasa, 19 Januari 2021.

    Meskipun tak merinci kapan tepatnya Sigit bertemu Suharso menjelang uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri, ia memastikan kedua tokoh itu kerap berkomunikasi. "Kalau dengan Ketum PPP kan sering karena beliau Menteri PPN/Kepala Bappenas," kata dia.

    Selain Ketua Umum Parpol, Kabareskrim ini juga mendatangi 5 mantan Kapolri antara lain Jenderal (Purn) Sutarman, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Jenderal (Purn) Roesman Hadi dan Jenderal (Purn) Roesdihardjo.

    Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan generasi muda Polri terhadap para pimpinan Polri yang berjasa membentuk institusi Kepolisian. "Sebagai anak dan bapak, Pak Sigit meminta dukungan dan wejangan sekaligus silaturahmi kepada para mantan Kapolri," kata Argo dalam keterangan tertulis, Sabtu 16 Januari 2021.

    Dalam pertemuan itu, para mantan Kapolri memberikan pesan agar calon Kapolri Listyo Sigit tetap menjaga soliditas internal dengan senior maupun dengan junior. Selain itu juga berpesan bahwa mengemban tugas sebagai Kapolri merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan baik. "Juga pesan menjaga sinergitas dengan TNI yang sudah sangat terjalin baik," tutur Argo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.