Polisi Kejar Penyebar Pesan Hoaks Vaksinasi Covid-19 Tewaskan Anggota TNI

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hoax atau hoaks. shutterstock.com

    Ilustrasi hoax atau hoaks. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengejar penyebar hoaks terkait tewasnya Kepala Staf Kodim 0817 Mayor Sugeng Riyadi usai menerima vaksinasi Covid-19.

    Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Kodim 0817 terkait informasi hoaks tersebut. "Dari koordinasi, kami pastikan itu adalah tidak benar. Informasi itu tidak bertanggungjawab dan telah beredar luas sejak Minggu malam di sejumlah media sosial," kata Arief, Senin, 18 Januari 2021.

    Ia menyatakan pesan yang tersebar dari aplikasi WhatsApp itu juga diterima sejumlah pejabat di Kabupaten Gresik. "Saat ini Satreskrim sedang melakukan penelusuran untuk mengungkap siapa yang pertama kali menyebarkan informasi hoaks tersebut," tutur Kapolres Arief.

    Ia mengatakan tim yang bergerak adalah Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik dengan melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa penyebar hoaks tewasnya anggota TNI usai mengikuti vaksinasi Covid-19.

    Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi Kepala Staf Kodim Mayor Inf Sugeng Riyadi diakui telah disuntik vaksin Covid-19 di RSUD Ibnu Sina. Saat ini kondisi anggota TNI itu dalam keadaan sehat walafiat.

    Sedangkan dalam informasi hoaks yang tersebar, Sugeng Riyadi diinfokan meninggal setelah melakukan vaksinasi Covid-19 dan beredar melalui pesan singkat secara berantai.

    Baca juga: 10 Syarat yang Wajib Dipenuhi Calon Penerima Vaksin Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.