Jokowi Pilih Listyo Sigit, Kapolri Idham Azis: Polri Harus Tetap Solid

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyematkan tanda pangkat kepada Kabareskrim Polri Inspektur Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat serah terima jabatan Kabareskrim di Mabes Polri Jakarta, Senin 16 Desember 2019. Inspektur Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo diangkat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal menggantikan pejabat sebelumnya yakni Jenderal Pol Idham Azis yang diangkat Presiden Joko Widodo menjadi Kapolri. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyematkan tanda pangkat kepada Kabareskrim Polri Inspektur Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat serah terima jabatan Kabareskrim di Mabes Polri Jakarta, Senin 16 Desember 2019. Inspektur Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo diangkat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal menggantikan pejabat sebelumnya yakni Jenderal Pol Idham Azis yang diangkat Presiden Joko Widodo menjadi Kapolri. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaKapolri Jenderal Idham Azis berharap institusi kepolisian tetap solid. Idham meminta Polri menerima keputusan Presiden Joko Widodo memilih Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai penggantinya. 

    "Saya berharap kita semua tetap solid, bersatu dan mendukung apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden RI selaku Pimpinan Tertinggi Polri untuk kita laksanakan dan amankan," kata Idham saat peresmian gedung Humas Polri, Kamis, 14 Januari 2021.

    Idham akan pensiun pada Februari 2021 mendatang. Belakangan, Jokowi telah memilih Listyo sebagai calon Kapolri, dari lima nama  yang direkomendasikan oleh Komisi Kepolisian Nasional.

    Idham meminta para jajarannya meyakini keputusan Jokowi tentang suksesi kepemimpinan Polri tersebut, pasti sudah melalui berbagai pertimbangan yang matang. Keputusan itu pun ia tegaskan merupakan hak prerogatif Jokowi.

    ADVERTISEMENT

    "Saya mengajak kepada rekan-rekan semua untuk bergandeng tangan memberikan support kepada calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo," kata Idham.

    Ia berharap pelaksanaan rangkaian uji kelayakan dan kepatuhan yang akan dilaksanakan pekan depan bisa berjalan lancar.

    Kapolri Idham Azis mengutip sebuah pepatah, "Waktu tidak mengikuti jalan yang dibuat oleh manusia, tetapi manusialah yang berjalan dijalur yang dibuat oleh waktu," kata Idham.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.