Mahfud MD Sebut Ada 5 Calon Kapolri, Ini Nama-namanya

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Polhukam Mahfud MD menjadi pembicara kunci saat seminar nasional untuk memperingati HUT Ke-6 Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Jakarta, Selasa 15 Desember 2020. Seminar tersebut membahas tema Pengelolaan Perbatasan Laut Republik Indonesia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Menko Polhukam Mahfud MD menjadi pembicara kunci saat seminar nasional untuk memperingati HUT Ke-6 Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Jakarta, Selasa 15 Desember 2020. Seminar tersebut membahas tema Pengelolaan Perbatasan Laut Republik Indonesia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md menyebutkan lima nama calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis. Ia mengumumkan kelima calon tersebut melalui akun Twitter Mahfud Md @mohmahfudmd kelima nama itu ialah

    Mereka adalah Komjen Gatot Edy Pramono, Komjen Boy Rafly Amar, Komjen Listyo Sigit Prabowo, Komjen Arief Sulistyanto, dan Komjen Agus Andrianto. "Kelima orang itu dianggap memenuhi syarat profesionalitas, loyalitas, jam terbang," tulis Menko Mahfud MD, Jumat, 8 Januari 2021.

    Sebelumnya, Menko Mahfud Md menyatakan sudah menyerahkan nama-nama calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    "Selaku Ketua Kompolnas saya sudah menyerahkan nama-nama calon Kapolri untuk dipilih oleh Presiden agar diajukan ke DPR," kata Mahfud dalam cuitannya di akun Twitter, pada Jumat, 8 Januari 2021.

    ADVERTISEMENT

    Mahfud mengatakan nama-nama yang diajukan merupakan jenderal bintang 3. "Tidak ada yang masih bintang 2," ucapnya.

    Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebelumnya mengatakan menyerahkan beberapa nama calon Kapolri kepada Jokowi. Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto mengatakan nama-nama itu diserahkan oleh Mahfud Md.

    "Nama sudah diserahkan kemarin (Kamis, 7 Januari), jadi sekarang sudah di tangan Presiden. Tinggal Presiden memilih," kata Wahyu kepada Tempo, Jumat, 8 Januari 2021.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...