Dianggap Rawan Konflik, Pilkada di Dharmasraya Lancar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat inspeksi pencemaran tambang emas ilegal di Sungai Batanghari, Rabu, 6 November 2019. (Istimewa)

    Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat inspeksi pencemaran tambang emas ilegal di Sungai Batanghari, Rabu, 6 November 2019. (Istimewa)

    Info Nasional—Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Dharmasraya telah selesai. Selama pemilihan, suasana di Dharmasraya berlansung aman dan lancar. “Pesta demokrasi di daerah kita berjalan aman dan kondusif,” kata Ketua KPUD Dharmasraya, Maradis, dalam pidatonya di acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur dan Bupati-Wakil Dharmasraya Tahun 2020, di Hotel Gunung Medan, Rabu , 16 Desember 2020.

    Maradis mengatakan, di Sumatera Barat, Dharmasraya termasuk daerah yang dinilai rawan terjadi konflik karena Pilkada. Namun, kata dia, berkat sigapnya pemerintah daerah, polisi, tentara, dan kesadaran masyarakat yang makin tinggi, pemilihan berjalan dengan lancar tanpa gangguan. “Atas nama penyelenggara pemilu, saya mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah ikut mendukung kelancaran pelaksanaan pemilu di Dharmasraya,” ujar Maradis.

    Maradis mengatakan  jumlah partisipasi pemilih di Kabupaten Dharmasraya juga tertinggi kedua di Sumatera Barat, mencapai angka 78,13 persen. Angka tersebut melebihi target KPU Republik Indonesia, yang hanya 77,5 persen. “Kesadaran masyarakat untuk memilih sudah tinggi. Ini adalah prestasi kita bersama,” ujar Maradis.

    Di acara yang sama, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada penyelenggara Pemilu, Forkopimda, aparat keamanan, dan segenap elemen masyarakat, karena pemilihan kepala daerah berjalan dengan aman, lancar dan kondusif. Bahkan, partisipasi pemilih di Kabupaten Dharmasraya juga terbilang tinggi di Sumbar. 

    Bupati berharap tahapan pemilu ini berjalan lancar hingga akhir, sampai penetapan kepala daerah terpilih. “Alhamdulillaah, pesta demokrasi di daerah kita berjalan dengan aman dan lancar. Tak ada permasalahan yang berarti. Ini menunjukkan kedewasaan kita bersama dalam berdemokrasi. Ditambah lagi partisipasi pemilih di daerah kita juga terbilang tinggi. Tentu ini adalah sebuah prestasi yang patut diapresiasi,” ujar bupati. 

    Sementara itu, berdasarkan rapat pleno rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Sutan Riska Tuanku Kerajaan-Dasril Panin Datuk Labuan terpilih menjadi bupati-wakil bupati lima tahun ke depan setelah mendapat suara terbanyak yakni 71.590 suara dari 115.029 surat suara.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.