Jokowi: Saya yang Akan Divaksin Covid-19 Pertama Kali

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo akan membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke XXVIII secara resmi pada Sabtu malam 14 November 2020 di  Stadion Sikabu, di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

    Presiden Joko Widodo akan membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke XXVIII secara resmi pada Sabtu malam 14 November 2020 di Stadion Sikabu, di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan bahwa dirinya akan menjadi orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19.

    "Nanti saya yang akan menjadi penerima pertama, divaksin pertama kali untuk memberikan kepercayaan kepercayaan kepada masyarakat bahwa vaksin Covid-19 aman digunakan," ujar Jokowi seperti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 16 Desember 2020.

    Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860/2020, pemerintah telah menetapkan enam jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan di Indonesia, yaitu vaksin produksi Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer/BioNTech, dan Sinovac.

    Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin buatan Sinovac asal Cina telah tiba di Indonesia pada 6 Desember lalu.

    Namun, proses vaksinasi belum dapat dilakukan karena masih menunggu hasil uji klinis fase III vaksin Sinovac yang dilakukan oleh PT Bio Farma bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

    Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari Universitas Padjajaran (Unpad) menyebut hasil uji klinis fase III vaksin buatan Sinovac baru bisa diumumkan paling cepat pada akhir Januari 2021. Setelah hasil tahapan uji klinis diketahui, barulah tim melapor kepada BPOM. Lalu, BPOM akan mengeluarkan emergency use authorization (EUA) atau izin edar dalam kondisi darurat. Setelah mengantonginya izin, barulah vaksinasi bisa dilakukan.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.