Satgas Tinombala Sudah Turun, Polri Minta Warga Sigi Tak Panik

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 10-nas-operasiTinombala

    10-nas-operasiTinombala

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengklaim bahwa Satuan Tugas atau Satgas Tinombala telah diturunkan guna mengusut kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Lemban Tongoa (Lembantongoa), Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

    Argo pun mengimbau warga sekitar untuk tidak panik. Menurut dia, masyarakat tetap bisa menjalankan aktivitas seperti biasa.

    "Masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap tenang karena TNI-Polri akan ikut patroli dan akan bersama-sama dengan masyarakat. Silakan melaksanakan kegiatan seperti biasa. TNI dan Polri akan membantu dan memberikan rasa aman di sana," kata Argo melalui keterangan tertulis pada Senin, 30 November 2020.

    Argo menjelaskan hingga saat ini kepolisian tengah menyelidiki kasus tersebut. Dia berharap, aksi teror tidak terulang lagi, khususnya jelang Pilkada 2020.

    "Saat ini penyidik dan Densus 88 sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan. Harapannya semoga tidak terjadi lagi kejadian seperti ini mengingat sebentar lagi juga akan dilaksanakan Pilkada," ucap Argo.

    Sebagaimana diketahui, aksi teror kembali terjadi di Desa Lembantongoa, Sigi, Sulawesi Tengah, empat orang dalam satu keluarga tewas setelah mengalami penganiayaan oleh orang tak dikenal pada 27 November 2020. Para pelaku juga membakar enam rumah warga dan satu rumah tempat pelayanan umat.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.