Jumat, 23 Februari 2018

Pengunjuk Rasa Diminta Segera Bubarkan Diri

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 28 Agustus 2003 14:11 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Polda Metro Jaya memberi waktu selama satu jam, terhitung sejak pukul 10.00 WIB, kepada segenap laskar Front Pembela Islam untuk membubarkan diri sesegera mungkin. Ultimatum ini disampaikan Kepala Direktorat Sabhara Komisaris Besar Polisi Aqil kepada Panglima Lapangan FPI H Tubagus Sidiq, di sela-sela aksi FPI di depan Kedubes AS, Senin (8/10) malam.

    Sebelumnya, kepada wartawan, Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigjen Polisi Makbul Padmanegara mengatakan pihaknya tidak mengijinkan laskar FPI untuk menggelar aksi hingga esok pagi. Namun, Makbul tak bersedia mengungkapkan tindakan apa yang akan dilakukan, seandainya FPI tak bersedia membubarkan diri dalam tenggat waktu yang diberikan.

    Sementara, H. Tubagus Sidiq mengatakan, dirinya bersama laskar FPI lainnya akan tetap melakukan aksi hingga pemerintah Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan AS. Kami akan bubar jika malam ini pemerintah membuat pernyataan memutuskan hubungan diplomatik dengan AS, tegas Sidiq.

    Ketika ditanya seandainya pihak aparat melakukan tindakan represif, seperti kata Wakapolda, laskar FPI, tegas Sidiq, siap untuk menghadapinya Lebih lanjut, Sidiq mengatakan akan ada penambahan jumlah laskar FPI dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Saat ini mereka masih dalam perjalanan menuju Jakarta, seperti dari Cirebon dan Solo, ujar dia. Situasi di depan kedubes sendiri, hingga saat ini, masih aman terkendali.

    Laskar FPI masih bernyani-nyanyi dengan iringan musik rebana sambil duduk-duduk. Sebanyak dua ratus (2 SSK) aparat kepolisian dari Brimob masih disiagakan meski penjagaan tidak terlalu ketat. Sebagian tampak duduk-duduk di tengah-tengah aksi laskar FPI. Bahkan diantaranya ada yang tertidur pulas, akibat kelelahan. Arus lalu lintas di depan kedubes hingga laporan ini diturunkan masih ditutup. (S S Kurniawan-Tempo News Room)


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.