Jokowi Keluarkan Kepres Rotasi Pejabat Tinggi Kementerian Pertahanan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. BPMI

    Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. BPMI

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberhentikan dan mengangkat beberapa pejabat tinggi pada Kementerian Pertahanan. Keputusan tersebut telah diatur dalam Kepres Nomor 166 TPA Tahun 2020 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Pertahanan.

    Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan informasi tersebut. "Iya benar," kata Dahnil, melalui pesan singkat kepada Tempo, pada Jumat, 25 September 2020.

    Beleid anyar tersebut ditetapkan pada tanggal 23 September 2020 kemarin. Sebelumnya, Menteri Pertahanan melalui surat-surat Nomor SR/479/M/VII/2020 tanggal 28 Juli 2020 dan Nomor SR/568/M/IX/2020 tanggal 7 September 2020 mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk memberhentikan dan mengangkat beberapa Pejabat Tinggi Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.

    Ada 6 nama Pejabat Tinggi Kemenhan yang tercantum dalam Keputusan Presiden tersebut. Dua nama di antaranya, yakni Budi Prijono dan Joko Supriyanto diberhentikan dan diangkat kembali dalam jabatan yang bebeda.

    Adapun nama-nama tersebut yakni, Marsda TNI Doddy Trisunu sebagai Dirjen Perencanaan Pertahanan digantikan oleh Mayjen TNI Budi Prijono Sebelumnya Budi menjabat sebagai Kepala Badan Sarana Pertahanan. Kemudian jabatan tersebut dialihkan kepada Marsma TNI Yusuf Jauhari.

    Selain itu, Bondan Tiara Sofyan sebagai Direktur Jenderal Potensi Pertahanan digantikan oleh Brigjen TNI Dadang Hendrayudha, Anne Kusmayati sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan digantikan oleh Marsda TNI Julexi Tambayong.

    Terakhir, Laksda TNI Benny Rijanto sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan digantikan Mayjen TNI Joko Supriyanto, yang juga sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Instalasi Strategis Pertahanan. Jabatan tersebut kemudian digantikan oleh Brigjen TNI Yulius Selvanus.

    YEREMIAS A. SANTOSO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Survei Indikator Politik: Masyarakat Makin Takut Menyatakan Pendapat

    Berdasarkan hasil survei, sebagian masyarakat saat ini merasa tidak aman untuk menyampaikan pendapat secara terbuka.