Kasus Covid-19 di Indonesia Masih Tinggi, per 17 September Bertambah 3.635

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis menunjukkan sampel darah tenaga medis dan pekerja usai menjalani rapid tes serology di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2020. Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) melakukan rapid test serelogy dan PCR Swab secara berkala kepada para tenaga kesehatan, staf, dan pekerja pendukung lainnya sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan keamanan bagi para awak rumah sakit tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas medis menunjukkan sampel darah tenaga medis dan pekerja usai menjalani rapid tes serology di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2020. Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) melakukan rapid test serelogy dan PCR Swab secara berkala kepada para tenaga kesehatan, staf, dan pekerja pendukung lainnya sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan keamanan bagi para awak rumah sakit tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan kasus Covid-19 yang terkonfirmasi positif sebanyak 3.635 orang pada Kamis, 17 September 2020. Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 kini menjadi 232.628 orang.

    Berdasarkan data Kementerian Kesehatan sampai pukul 12.00 WIB, kasus Covid-19 harian ini didapat dari hasil pemeriksaan 41.804 spesimen.

    Sementara jumlah kasus sembuh tercatat bertambah 2.585 orang. Sehingga, totalnya kini mencapai 166.686 orang. Adapun kasus meninggal bertambah 122 orang, sehingga totalnya menjadi 9.222 orang.

    Kemarin, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia memecahkan rekor penambahan terbanyak dengan 3.963 kasus. Sebelumnya, penambahan kasus tertinggi berada di angka 3.861 yang terjadi pada Kamis, 10 September 2020.

    FRISKI RIANA

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.