KSAD Sebut 30 Calon Taruna Akmil Positif Covid-19 Bisa Tetap Lanjut Seleksi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah prajurit Taruna Akademi Militer melakukan selebrasi saat upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri 2020 secara virtual di lapangan Sapta Marga kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Selasa 14 Juli 2020. Upacara Prasetya Perwira secara virtual dilaksanakan di lima tempat berbeda yaitu Akademi Militer di Magelang, Akademi Angkatan Laut di Surabaya, Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta, Akademi Kepolisian di Semarang dan di Istana Negara Jakarta dengan inspektur upacara presiden RI Joko Widodo. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

    Sejumlah prajurit Taruna Akademi Militer melakukan selebrasi saat upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri 2020 secara virtual di lapangan Sapta Marga kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Selasa 14 Juli 2020. Upacara Prasetya Perwira secara virtual dilaksanakan di lima tempat berbeda yaitu Akademi Militer di Magelang, Akademi Angkatan Laut di Surabaya, Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta, Akademi Kepolisian di Semarang dan di Istana Negara Jakarta dengan inspektur upacara presiden RI Joko Widodo. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 30 calon taruna Akademi Militer terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala Staf TNI AD Jenderal Andika Perkasa memastikan ke-30 calon taruna tetap mendapatkan hak mereka, seperti calon lainnya.

    "Karena telah lolos seleksi, jangan sampai mereka dirugikan," ucap Andika dalam video telekonferensi yang Tempo kutip dari YouTube TNI AD pada Ahad, 6 September 2020.

    Menurut Andika Perkasa, mereka tetap bisa menjalani tahapan seleksi meski dilakukan di tempat terpisah. Untuk itu, ia meminta Asisten Personal Kasad menindaklanjuti kepada panitia pusat agar ke-30 calon taruna dapat melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya.

    "Mereka harus terus ikut seleksi tanpa harus dirugikan hanya karena mereka positif," kata Andika. Selain itu, dia juga meminta Gubernur Akmil untuk menjemput ke-30 calon taruna ke RS Tingkat II Dr Soedjono dan ditempatkan di Akmil sebagai lokasi isolasi.

    Kepala Kesehatan Komando Daerah Militer IV Diponegoro Kolonel Ckm Rusli mengatakan, ke-30 orang tersebut kini telah menjalani isolasi di Rumah Sakit Tingkat II Dr Soedjono.

    "Kondisi sampai saat ini, baik, walau ada beberapa keluhan batuk pilek," ujar Rusli.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa saja Tanda-tanda Perekonomian Indonesia di Ambang Resesi

    Perekonomian Indonesia semakin dekat dengan kondisi resesi teknikal. Kapan suatu negara dianggap masuk ke dalam kondisi resesi?